Suara.com - Pengusaha SPBU yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) tidak khawatir dengan keputusan BPH Migas yang mengurangi kuota bbm subsidi untuk wilayah Jakarta.
Ketua bidang SPBU Hiswana Migas, Eko Wuryanto mengatakan, SPBU tidak akan dibatasi dalam penjualan bbm subsidi meski kuota dikurangi oleh BPH Migas.
Menurut Eko, apabila kuota bbm subsidi di Jakarta sudah habis maka konsumen bisa mengisi di SPBU di daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).
“Yang jadi masalah itu kan kalau kuota di daerah penyangga seperti Bodetabek juga ikut dikurangi. 40 persen warga Jakarta kan tinggal di daerah penyangga. Jadi, mereka bisamengisi bensin di SPBU yang ada di daerah itu. Jadi, keputusan BPH Migas mengurangi kuoata bbm subsidi untuk wilayah Jakarta tidak perlu dikhawatirkan,” ujar Eko ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Senin (5/5/2014).
BPH Migas yang mengurangi kuota bbm subsidi di Jakarta dari 2.213.720 kilo liter pada 2013 menjadi 2.168.085 kilo liter untuk premium dan jatah solar subsidi, dari 905.316 kilo liter di 2013 menjadi hanya 787.211 kilo liter di 2014.
Anggota BPH Migas Ibrahim Hasyim mengatakan, pengurangan bbm subsidi di Jakarta dilakukan karena warga Jakarta mempunyai banyak alternatif bahan bakar minyak. Menurut dia, pemilik kendaraan pribadi bisa menggunakan bahan bakar gas atau bbm non subsidi apabila kuota bbm subsidi sudah habis.
Berita Terkait
-
Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
-
Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam