Suara.com - Media sosial dapat dimanfaatkan untuk menggaet lebih banyak pelanggan untuk usaha Anda. Percakapan di media sosial dapat dimanipulasi sedemikian rupa secara positif untuk kepentingan tersebut.
Salah satunya adalah untuk memulai dialog dengan calon klien dan mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan yang sudah didapat. Namun, hal tersebut harus dilakukan secara tepat, sehingga upaya yang dilakukan tidak meleset dan sia-sia.
Ada tiga hal yang harus Anda, para pengusaha, perhatikan untuk mengelola akun media sosial Anda. Tiga hal ini berkontribusi pada kesuksesan penjualan dan pelayanan melalui media sosial.
1. Dengan siapa Anda terhubung?
Pemilihan teknologi media sosial yang tepat bisa mencari pelanggan untuk membeli produk yang kita jual dan memancing pelanggan yang sedang berencana beralih dari pesaing usaha.
Sejumlah teknologi media sosial terbaru mampu menganalisa teks dan menggolongkan postingan pengguna media sosial. Dengan demikian, tim media sosial sebuah perusahaan bisa mengetahui siapa saja yang sedang berniat membeli barang atau jasa tertentu. Bisa pula mengetahui siapa yang sedang bermasalah dengan provider produk dan berniat pindah penyedia layanan.
2. Apa yang harus kita katakan?
Terkadang, tim media sosial hanya meng-copy paste jawaban atau tanggapan kepada pelanggan yang berbeda-beda. Padahal, tidak semua pelanggan punya keluhan yang sama. Oleh karena itu, ada baiknya meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan atau komplain pelanggan sesuai dengan apa yang mereka keluhkan.
Banyak yang sudah membuktikan, cara konvensional yang dilakukan pemilik toko fisik kepada pelanggannya, juga berhasil di media sosial. Misalnya adalah dengan meladeni setiap pertanyaan dengan komunikasi yang tepat.
Jika anda menggunakan Twitter, salah satu caranya adalah mem-follow mereka yang berpotensi menjadi pelanggan. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui kapan saat mereka butuh bantuan terkait usaha Anda. Jemput bola, istilah mudahnya.
3. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
Hubungan melalui media sosial hanyalah permulaan. Anda harus berbuat lebih untuk menjadikan calon klien menjadi klien sungguhan.
Dari percakapan media sosial, beralihlah ke hubungan telepon, email atau temu muka. Dengan demikian, Anda bisa memberikan pelayanan ekstra kepada mereka.
(Entrepreneur.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
IHSG Masuk Zona Merah, BEI Minta Investor Tenang: Fokus Fundamental!
-
Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan
-
Harga Emas Antam Semakin Tinggi, Tembus Rp 3,13 Juta/Gram
-
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing