Suara.com - Industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I-2014 di tengah volatilitas kondisi perekonomian Indonesia dan global. Sejumlah perusahaan asuransi jiwa melaporkan pencapaian kinerja luar biasa pada tiga bulan pertama 2014.
Pada kuartal I-2014 PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (TMLI) mencatatkan kenaikan total premi (collected) sebesar 227 persen dari periode yang sama di tahun 2013. Prestasi positif ini didorong oleh pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 411 persen dari periode kuartal I-2013.
Kenaikan premi bisnis baru ini ditopang oleh peluncuran beberapa produk baru, salah satunya yaitu TM Maximum Investment Plan yang merupakan produk back end loading. Dalam waktu dekat, TMLI akan segera meluncurkan produk tradisional yaitu whole life karena adanya permintaan pasar yang cukup tinggi. Pencapaian kinerja tersebut diharapkan meningkat terus seiring dengan perkembangan industri asuransi jiwa nasional.
"Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para nasabah kami. Meski Tokio Marine Life Insurance Indonesia belum genap dua tahun di Indonesia, dukungan dari semua pihak, termasuk dari para nasabah dan para agen, membuat kami tumbuh semakin besar," kata David J. Beynon, Direktur Utama Tokio Marine Life Insurance Indonesia.
Menurut data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), industri asuransi jiwa nasional membukukan total pendapatan premi sebesar Rp113,93 trilun pada 2013, atau tumbuh 5,8 persen dari total premi tahun 2012. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan premi lanjutan dari Rp32,72 triliun menjadi Rp42, 2 triliun, atau meningkat 29 persen dari tahun sebelumnya.
Unit link masih menjadi kontributor terbesar dari total premi tersebut, dengan kontribusi 54,6 persen, dan ini naik 9,9 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan produk tradisional menyumbang 45,4 persen terhadap total pendapatan premi.
TMLI tahun ini menargetkan perolehan premi sebesar Rp181 miliar. Untuk mendorong perolehan target tersebut, perusahaan akan menambah tenaga pemasar (agen) baru sampai akhir tahun 2014.
Selain menambah tenaga pemasar baru, hingga akhir tahun 2014, TMLI juga akan menambah sekitar 12 kantor pemasaran baru di beberapa kota lainnya di Indonesia. Sejauh ini TMLI telah memiliki kantor pemasaran di 10 kota, yaitu: Jakarta, Denpasar, Medan, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Solo, Pontianak, Bandung dan Tasikmalaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan