Suara.com - LSM perumahan Indonesia Property Watch mengingatkan pemerintahan baru untuk tidak menjadikan Menteri Perumahan Rakyat sebagai anak tiri dalam Kabinet. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan, masalah perumahan merupakan masalah strategis yang harus segera dipecahkan sebagai salah satu indikator kesejahteraan sebuah negara.
Karena itu, Indonesia Property Watch mengajukan beberapa syarat yang harus dimiliki Menteri Perumahan Rakyat di pemerintahan yang akan datang. Persyaratan itu adalah:
• Memahami Perumahan Rakyat
Menteri Perumahan Rakyat tidak hanya sebatas profesional, namun juga profesional yang benar-benar mengerti mengenai masalah perumahan rakyat. Pintar saja tidak cukup untuk dapat mengurai permasalahan perumahan rakyat di Indonesia. Masalah perumahan rakyat akan sangat berbeda penerapannya dibandingkan dengan sektor swasta komersial. Karena itu calon Menpera yang akan datang seharusnya dilihat dari latar belakangnya yang benar-benar terlibat dalam urusan perumahan rakyat menengah bawah dan telah terbukti memberikan kontribusi dalam perkembangan perumahan rakyat.
• Visioner
Banyaknya permasalahan seputar perumahan rakyat menuntutnya untuk dapat memberikan terobosan yang signifikan untuk dapat segera menyelesaikan masalah perumahan rakyat di Indonesia. Tidak hanya terpaku dengan data-data historikal yang ada tapi dapat melihat jauh ke depan sebagai bagian dari penyusunan road map perumahan nasional yang sampai saat ini belum ada.
• Negosiator
Tidak hanya sebagai profesional, Menpera juga harus dapat melakukan kegiatan politik dalam hal negosiasi dan lobi program. Hal ini juga mengingat bahwa saat ini tidak ada kalangan stake holder perumahan dan properti yang duduk di legislatif sehingga diperkirakan sebagian besar anggota legislatif tidak paham mengenai perumahan rakyat yang akan mempersulit disahkannya kebijakan-kebijakan seputar perumahan karena persepsi dan pemahaman yang berbeda.
“Tugas Menpera nanti tidak akan berjalan dengan baik bila tidak ada lembaga lain sebagai eksekutor yang juga merupakan permasalahan yang ada saat ini dalam hal koordinasi. Indonesia Property Watch menggarisbawahi pentingnya segera di bentuk Badan Pelaksana Perumahan yang nantinya akan bertindak sebagai eksekutor dari kebijakan yang dikeluarkan Menpera sebagai regulator.,” kata Ali dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (13/8/2014).
Kata dia, Badan Pelaksana Perumahan ini nyaris tidak muncul secara langsung dalam program-program kerja calon presiden yang ada. Padahal, Badan tersebut ang dapat mengendalikan harga tanah bagi ketersediaan perumahan menengah bawah bagi rakyat Indonesia.
“Indonesia Property Watch sedang melaksanakan polling bagi siapa calon Menteri Perumahan Rakyat yang sesuai pilihan para stake holder properti dan perumahan yang dimuat di website resmi www.indonesiapropertywatch.com. Dalam 3 minggu ke depan dipastikan telah terjaring nama-nama dari para stake holder yang ada untuk kemudian dilakukan poling tahap II yang sudah lebih mengerucut ke beberapa nama calon. Hasil ini akan disampaikan ke pemerintahan mendatang sebagai bahan referensi pemerintah untuk memilih siapa Calon Menteri Perumahan Rakyat mendatang,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?