Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (21/8/2014) dibuka melemah menyusul aksi tunggu pelaku pasar terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perselisihan hasil pemilihan umum.
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta juga bergerak melemah sebesar delapan poin menjadi Rp11.712 dibandingkan posisi sebelumnya Rp11.704 per dolar AS.
IHSG BEI dibuka turun 1,35 poin atau 0,03 persen menjadi 5.188,80. Sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 0,80 poin (0,09 persen) ke 885,70.
Head of Research Valbury Asia Securities, Alfiansyah, mengatakan bahwa menanti keputusan MK, IHSG melemah seiring dengan aksi ambil untung sebagian pemodal untuk menyelamatkan portofolio asetnya.
"Pasar menantikan apakah MK akan memenuhi gugatan tim pemohon secara penuh, sebagian atau menolak gugatan. Nampaknya sentimen internal berkenaan dengan keputusan MK menjadi perhatian khusus pelaku pasar kali ini," katanya.
Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada menambahkan bahwa laju IHSG akan bergerak bervariasi cenderung melemah tipis seiring aksi tunggu investor terhadap keputusan MK.
Ia memperkirakan bahwa indeks BEI pada Kamis ini akan berada pada rentang 5.160-5.200 poin dengan asumsi kondisi pasar dapat berjalan dengan normal tanpa terpengaruh hasil MK. Namun, jika hasil MK direspon negatif maka kisaran indeks akan berada di 5.138-5.196 poin.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 183,60 poin (0,73 persen) ke 24.976,16, indeks Nikkei naik 131,65 poin (0,85 persen) ke 15.586,24 dan Straits Times menguat 4,60 poin (0,13 persen) ke posisi 3.328,21. (Antara)
Berita Terkait
-
Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket
-
Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini
-
Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor
-
IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran
-
Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun