Suara.com - Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghada mensinyalir, posisi Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) di kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla kemungkinan masih akan menjadi “anak tiri.” Ini terlihat dari sejumlah nama yang muncul untuk menjadi Menpera di mana tidak semuanya paham tentang isu perumahan nasional.
“Isu tokoh profesional yang digembar-gemborkan Jokowi-JK ternyata belum sepenuhnya dilaksanakan terlihat dari beberapa usulan nama yang ada untuk calon Menpera. Hal ini menggambarkan Jokowi-JK belum sepenuhnya mengerti dan paham mengenai bagaimana seharusnya tanggung jawab perumahan nasional yang nanti harus diemban seorang Menpera. Tim transisi ternyata belum bekerja lebih keras untuk merumuskan mengenai rumitnya masalah perumahan nasional yangharus dapat ditangani oleh seorang Menpera,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (30/9/2014).
Ali menduga, posisi Menpera di kabinet Jokowi-JK hampir pasti akan diisi oleh kader dari partai politik yang merupakan bagian dari bagi-bagi jatah kursi. Menurut dia, posisi Menpera belum dianggap sebagai posisi yang strategis dalam kabinet.
“Dalam 2 kali kepemimpinan SBY, terlihat jelas bahwa posisi Menpera masih terbilang anak tiri sehingga arah kebijakan perumahan rakyat nasional pun menjadi tanpa arah. Sampai saat ini roadmap perumahan nasional pun belum jelas. Sedangkan seharusnya perumahan sebagai papan merupakan kebutuhan masyarakat yang akan mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat selain sandang dan papan,” jelasnya.
Ali menambahkan, masalah perumahan yang semakin karut marut menuju permasalahan perumahan yang semakin kusut dan pemerintah belum sanggup untuk menanganinya. Posisi seorang Menpera nantinya diperkirakan hanya sebagai regulator dan harus dibarengi dengan terbentuknya Badan Pelaksana Perumahan sebagai eksekutor yang sebenarnya telah diamanatkan di UU No. 1 PKP/2011 tapi sampai saat ini belum juga dapat terealisasi.
Sebelumnya, Indonesia Property Watch telah melaksanakan poling kandidat Menpera dengan terjaring 3 besar calon Menpera, yaitu : Enggartiasto Lukita, Eddy Ganefo, dan Panangian Simanungkalit. Selain itu terdapat beberapa nama yang diusulkan dapat menjadi kandidat, yaitu Muhammad Nawir, Suharso Monoarfa, Marwan Jafar. Nama-nama diatas diperkirakan relatif memiliki latar belakang yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai Menpera dan memahami perumahan secara nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kawasan Industri Jababeka Kini Terintegrasi Layanan TransJakarta
-
BRI Bina 5.200 Desa BRILiaN, Kini Buka Program 2026 untuk Akselerasi Ekonomi dan Pembangunan
-
Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Bisa Dipesan, 1,39 Juta Kursi Sudah Terjual
-
Update Harga BBM Pertamina saat Imlek dan Jelang Ramadan 2026
-
Menteri Bahlil Resmikan Izin Tambang Rakyat di 18 Provinsi
-
Purbaya Sentil Bank Muamalat: Bank Syariah Pertama di RI Tapi Hampir Bangkrut
-
Layanan Kustodian dan Kinerja Impresif Bank Bullion BSI Diakui Lembaga Internasional
-
Epson Mantapkan Strategi 2026 untuk Indonesia: Energi Efisien dan TKDN
-
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat
-
Harga Emas Mulai Tekan Para Pengusaha Perhiasan