Suara.com - Glassdoor, sebuah situs yang menyediakan kesempatan bagi karyawan perusahaan menuliskan review anonim untuk tempatnya bekerja, kembali merilis daftar tahunan berisi 50 perusahaan terbaik untuk bekerja. Kali ini, dalam rilis tahun ketujuhnya, Glassdoor menyantumkan Google sebagai perusahaan terbaik untuk bekerja di 2015 yang sekaligus disebut meraih "Employees' Choice Awards".
"Orang-orang yang hebat, nilai-nilai yang hebat," demikian judul salah satu review positif terhadap Google yang dikutip Glassdoor.
"Bonus keuntungan dan kepeduliannya pada karyawan jelas-jelas kelas dunia, dan kompensasi yang diberikan nyaris tak tertandingi. Tapi perusahaan ini menarik sejumlah besar talenta dan orang-orang terbaik untuk bekerja sama di dunia, yang merupakan hal paling penting," ungkap karyawan yang menyebutkan posisinya sebagai Manajer Program di kantor San Francisco tersebut.
"Pengaruh potensialnya selalu besar, dan luar biasa rasanya bangun di pagi hari mendengar perusahaan tempat Anda bekerja sedang berusaha 'mengalahkan kematian' atau menghadirkan internet lewat balon-balon ke kawasan terpencil," sambung pegawai Google yang mengaku sudah bekerja lebih dari delapan tahun itu.
Termasuk Google, perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar ini sendiri pada dasarnya berbasis di Amerika Serikat (AS), meski ada pula daftar lainnya untuk basis Inggris. Namun perusahaan-perusahaan besar yang disyaratkan berpegawai minimal 1.000 orang itu juga cukup banyak yang sudah memiliki jaringan global.
Syarat lain bagi Glassdoor dalam menentukan peringkatnya adalah bahwa tiap perusahaan minimal harus memiliki 50 review yang disetujui. Pemberian review oleh para karyawan ini sendiri dicatat mulai dari 13 November 2013 sampai 2 November 2014 lalu. Glassdoor juga menyebut bahwa nilai tiap peringkat (dibuat dalam skala bintang 1-5) didasarkan pada kuantitas, kualitas, juga konsistensi review-nya.
Berikut daftar lengkap ke-50 perusahaan yang disebut terbaik oleh karyawannya berdasarkan peringkat:
1. Google
2. Bain & Company
3. Nestle Purina PetCare
4. F5 Networks
5. Boston Consulting Group
6. Chevron
7. HEB
8. In-N-Out Burger
9. McKinsey & Company
10. Mayo Clinic
11. Procter & Gamble (P&G)
12. Brigham and Women's Hospital
13. Facebook
14. Qualcomm
15. Southwest Airlines
16. Slalom Consulting
17. Genentech
18. Adobe
19. MathWorks
20. Stryker
21. QuikTrip
22. Apple
23. LinkedIn
24. Gartner
25. NIKE
26. Roche
27. Rockwell Automation
28. Massachusetts General Hospital
29. Costco Wholesale
30. Eastman Chemical
31. NBCUniversal
32. Wegmans
33. Zillow
34. MINDBODY
35. Ford Motor Company
36. NVIDIA
37. Toyota Motor Sales
38. Turner Construction
39. Monsanto Company
40. Bristol-Myers Squibb
41. Memorial Sloan-Kettering
42. Orbitz Worldwide
43. Edelman
44. Interactive Intelligence
45. Genesys
46. Bose
47. GE Aviation
48. ESPN
49. EY (Ernst & Young)
50. Disney Parks & Resorts
[Time.com]
Berita Terkait
-
Cara Mematikan Auto Update Google Play Store, Jangan sampai Ponsel Lemot!
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pesangon dan THR Tertahan, Mantan Buruh Sritex Demo Pengadilan
-
5 Mobil Bekas dengan Cicilan Ringan Buat Karyawan Gaji UMR
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
-
Dorong Melek Keuangan, Pelajar Dibidik Buka Tabungan
-
Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela
-
Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan
-
Target Harga PTBA, Sahamnya Bisa Ulangi Level Tinggi Tahun 2025?
-
Sosok Pemegang Saham FUTR: Penentu Strategi PT Futura Energi Global Tbk