Suara.com - 2014 menjadi tahun keemasan bagi indeks saham di Amerika Serikat. Pada sesi penutupan Selasa (23/12/2014) sore atau Rabu (24/12/2014) pagi WIB, indeks saham Dow Jones berhasil menembus level tertinggi di sepanjang sejarah yaitu di atas level 18.000.
Melonjaknya indeks saham menyusul informasi tentang pertumbuhan ekonomi Amerika yang mencapai 5 persen dan sentiment konsumen yang terus meningkat dan mencapai titik tertinggi sejak 2007.
Pada sesi penutupan, indeks Dow Jones naik 64,73 poin atau 0,4 persen ke level 18.024,17 yang merupakan level tertinggi di sepanjang sejarah. Sejak pertama kali perdagangan dibuka, indeks Dow Jones langsung bertengger di level 18.000. Lonjakan indeks dipicu oleh menguatnya saham perusahaan energi menyusul kembali naiknya harga minyak dunia.
Di sisi lain, pembelanjaan konsumen juga menguat. Kenaikan gaji dan juga turunnya harga BBM memicu penguatan belanja konsumen. Konsumsi pada November meningkat 0,6 persen setelah pada bulan sebelumnya hanya naik 0,3 persen. Pertumbuhan ekonomi Amerika juga berhasil tumbuh cepat dan menjadi pertumbuhan tercepat sejak 2003 lalu. (USAToday)
Berita Terkait
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok
-
Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak
-
Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok
-
Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
-
Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun