Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia melanjutkan tren positif dan kembali mencetak rekor. Pada sesi pembukaan perdagangan, Senin (2/3/2015), Indeks Harga Saham Gabungan dibuka di level 5.452,831. Selang 15 menit sejak perdangan dibuka, indeks saham mencapai posisi tertinggi sepanjang sejarah yaitu di level 5.466,028.
Analis pasar modal, John Venter mengatakan, lonjakan yang dialami indeks harga saham gabungan karena ekspektasi dari investor bahwa inflasi akan turun setelah Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan (BI Rate).
“Hari ini kan BPS akan mengumumkan inflasi bulanan. Setelah Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan, investor yakin inflasi juga akan turun dari 6,9 persen year on year menjadi 6,7 persen,” kata John kepada suara.com melalui sambungan telepon, Senin (2/3/2015).
John menambahkan, penguatan IHSG di sepanjang tahun ini masih dalam batas normal. Kata dia, dalam jangka pendek indeks saham masih berpotensi untuk menguat ke posisi 5.555. Sedangkan untuk jangka panjang indeks bisa menembus angka 6.200 hingga 6.300 di akhir tahun.
Volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia 413 ribu lot saham dengan nilai Rp586 miliar dan frekwensi 15.539 kali. Ada 85 saham yang naik, 51 saham turun dan 69 saham tidak berubah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya