Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Senin (6/4/2015) dibuka menguat sebesar 11,29 poin seiring dengan aksi beli pelaku pasar secara selektif.
IHSG BEI dibuka naik 11,29 poin atau 0,21 persen menjadi 5.467,69, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 2,87 poin (0,30 persen) menjadi 952,09.
"Setelah sempat tertekan pada perdagangan akhir pekan lalu (Kamis 2/4), indeks BEI kembali bergerak naik, pelaku pasar memanfaatkan beberapa saham yang harganya masih relatif rendah," kata analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta.
Menurut William Surya IHSG saat ini masih berada dalam area konsolidasi setelah menembus poin tertingginya pada akhir Maret lalu di posisi 5.518,67 poin sehingga pelaku pasar cenderung melakukan transaksi jangka pendek.
"Untuk jangka menengah-panjang prospek saham di dalam negeri berpotensi terus menguat, apalagi arus dana asing ke pasar saham masih terus mengalir masuk," katanya.
Ia memperkirakan pada pekan ini pergerakan IHSG akan diwarnai oleh data cadangan devisa Indonesia yang diproyeksikan stabil, hal itu tentu akan kembali mendorong arus pemodal asing masuk ke pasar saham domestik.
Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan sebagian pelaku pasar saham di bursa domestik akan merespons beberapa sentimen global, di antaranya harga minyak dunia.
Menurut Alfiansyah potensi penurunan harga minyak terbuka pasca perjanjian damai antara Iran dan AS yang akan menghapus embargo terhadap Iran, situasi itu akan meningkatkan supply minyak dunia dan menekan harga minyak dunia.
"Penurunan harga minyak dunia akan menguntungkan Indonesia, situasi itu dapat menjaga tingkat inflasi dan nilai impor minyak," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 192,89 poin (0,77 persen) ke 25.275,64, indeks Bursa Nikkei turun 77,60 poin (0,40 persen) ke 19.357,99, dan Straits Times menguat 1,09 poin (0,03 persen) ke posisi 3.454,75. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu
-
JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?
-
Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia
-
Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali
-
Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya
-
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia
-
Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!
-
Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan
-
WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat