Suara.com - Pasar saham terus berada dalam tekanan selama beberapah hari terakhir ini. Pada pra pembukaan perdagangan saham Kamis (30/4/2015) pekan ini, IHSG turun 17,63 poin (0,35 persen) ke level 5.087,92. Indeks saham LQ45 melemah 0,86 persen ke level 869,73.
IHSG telah turun 6,07 persen dalam 3 hari terakhir ke level 5.105,56 pada penutupan eprdagangan saham kemarin. Secara year to date, IHSG turun 2,32 persen di sepanjang 2015. Investor asing pun telah melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 5,76 triliun dalam beberapa hai ini.
Menteri Keuangan Brodjonegoro menjelaskan penurunan IHSG disebabkan perilaku investor yang tidak sabar. Sehingga mereka langsung mengambil keputusan untuk menjual aset mereka tanpa mau melihat perkembangannya.
"Ya kita semua juga tahu, yang namanya investor itu tidak sabaran karena mereka punya quick yield. Jadi kalau mereka berharap ada pertumbuhan tinggi tahun ini, mereka berpikirnya dari triwulan I sudah harus tinggi," kata Bambang saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015).
Bambang menjelaskan investor menilai bahwa pertumbuhan ekonomi di triwulan I bisa melaju kencang seperti perkiraan mereka. Padahal pertumbuhan ekonomi sampai triwulan I/2015 diperkirakan akan sedikit di bawah 5 persen.
"Investor bisa begitu karena mereka memiliki ekspektasi yang besar jadi terburu-buru. Ekonomi itu baru akan tumbuh di Kuartal II ini. mengapa, karena ada pembelanjaan pemerintah untuk proyek infrastruktur," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran
-
LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen
-
Risiko Besar jika Rupiah Tembus Rp18.000, Siapa yang Dirugikan?
-
Digitalisasi di Desa Pleret Bantul, Warga Bisa Urus Layanan Kalurahan Lewat HP dari Rumah
-
Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna