Mantan Gubernur BI, Darmin Nasution. (Suara.com/Doddy Rosadi)
Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Destry Damayanti menilai Presiden Joko Widodo sudah menemukan tokoh yang pas untuk menduduki posisi Menteri Koordinator Perekonomian. Darmin Nasution yang menggantikan Sofyan Djalil dinilai punya pengalaman matang di bidang ekonomi.
"Memang yang namanya menko harus yang senior dan berpengalaman, kalau Pak Darmin kami merasa dia adalah figur yang tepat, pengalaman beliau dan dia menguasai makroekonomi, yang terpenting adalah bagaimana dia melihat koneksi satu kegiatan ekonomi dengan lainnya. Kemampuan fiskal beliau juga sangat bagus karena dia lama di Kementerian Keuangan, jadi kami melihat itu suatu hal yang positif," kata Destry di gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).
Destry merupakan mantan murid Darmin. Menurut Destry, selain kemampuan fiskal, mantan Menteri Keuangan itu juga mempunyai kemampuan memimpin.
"Beliau juga punya leadership yang bagus, dimana dia bisa memimpin, itu ditunjukkannya saat di Kementerian Keuangan. Pengalamannya juga sangat bagus, dan beliau juga adalah senior," kata Destry.
Destry yakin Darmin akan mengubah perekonomian setelah melakukan pemetaan dan pengontrolan.
"Yang namanya masalah ekonomi, kan bukan seperti membalikkan telapak tangan, yang ketika ganti orang langsung berubah, banyak faktor yang mempengaruhinya. Namun, yang utamanya adalah kita harapkan dia harus bisa maping masalah makroekonomi harus undercontrol," kata dia.
"Memang yang namanya menko harus yang senior dan berpengalaman, kalau Pak Darmin kami merasa dia adalah figur yang tepat, pengalaman beliau dan dia menguasai makroekonomi, yang terpenting adalah bagaimana dia melihat koneksi satu kegiatan ekonomi dengan lainnya. Kemampuan fiskal beliau juga sangat bagus karena dia lama di Kementerian Keuangan, jadi kami melihat itu suatu hal yang positif," kata Destry di gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).
Destry merupakan mantan murid Darmin. Menurut Destry, selain kemampuan fiskal, mantan Menteri Keuangan itu juga mempunyai kemampuan memimpin.
"Beliau juga punya leadership yang bagus, dimana dia bisa memimpin, itu ditunjukkannya saat di Kementerian Keuangan. Pengalamannya juga sangat bagus, dan beliau juga adalah senior," kata Destry.
Destry yakin Darmin akan mengubah perekonomian setelah melakukan pemetaan dan pengontrolan.
"Yang namanya masalah ekonomi, kan bukan seperti membalikkan telapak tangan, yang ketika ganti orang langsung berubah, banyak faktor yang mempengaruhinya. Namun, yang utamanya adalah kita harapkan dia harus bisa maping masalah makroekonomi harus undercontrol," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT
-
Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
-
Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura
-
PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?