Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (16/11/2015) dibuka turun sebesar 34,15 poin seiring dengan pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi lepas saham.
IHSG BEI dibuka melemah 34,15 poin atau 0,76 persen menjadi 4.438,68. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 8,97 poin (1,18 persen) menjadi 753,91.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta, mengatakan bahwa indeks BEI bergerak melemah sering dengan pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi lepas saham di tengah peluang bank sentral Amerika Serikat(The Fed) untuk menaikkan suku bunga acuannya.
"Kondisi pergerakan IHSG BEI saat ini belum lepas dari fase konsolidasi yang masih diwarnai oleh aliran dana asing yang keluar atau 'capital outflow', hal itu menjadi salah satu faktor pemberat untuk IHSG," katanya.
Secara teknikal, lanjut William, jika indeks BEI gagal menuju level 4.558 poin maka potensi mengalami tekanan dalam jangka pendek ini cuup terbuka. Diharapkan sentimen dari dalam negeri yang relatif terbilang positif menahan pelemahan lebih dalam.
Sementara itu, Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan bahwa sentimen negatif dari teror Paris dapat mempengaruhi pasar saham global, pemodal sebaiknya tetap berhati-hati dalam melakukan posisi beli.
"IHSG sebenarnya relatif dapat bertahan terhadap sentimen negatif dari aksi teror seperti itu. Akan tetapi, karena pengaruhnya ke pasar saham eksternal, potensi koreksi cukup terbuka," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng turun 304,30 poin (1,36 persen) menjadi 22.091,84, indeks Nikkei turun 188,94 poin (0,96 persen) ke level 19.407,97, dan Straits Times melemah 20,65 poin (0,71 persen) ke posisi 2.905,65. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?