Wakil Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang Undang Tabungan Perumahan Rakyat (Pansus RUU Tapera), Mukhamad Misbakhun berharap RUU Tapera akan selesai pada Maret 2016. Jadi, sebelum Masa Sidang berakhir pada 18 Maret 2016, RUU Tapera bisa disahkan.
"RUU Tapera ini akan menjadi satu-satunya RUU yang akan disahkan DPR pada Maret mendatang," kata Misbakhun usai rapat kerja Pansus RUU Tapera bersama Menteri Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat di Ruang Pansus DPR RI, Rabu (13/01/2016).
Misbakhun mengatakan bahwa RUU Tapera merupakan inisiatif DPR. Saat ini, Pansus sudah menerima Daftar Inventarisir Masalah (DIM) Pemerintah.
"Dengan rincian total 532 butir DIM, 422 butir bersifat tetap, 101 butir masuk Panja, 9 butir ke tim perumus. Kita putuskan ke Panja untuk akselerasinya," ujar dia.
Misbakhun mengatakan bahwa Pansus RUU Tapera banyak menerima masukan dari berbagai stakeholders melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), dan kunjungan ke daerah-daerah. Stakeholders terkait, sebut Misbakhun meliputi Perbankan, APINDO, BPJS Ketenagakerjaan, Baznas, Bappenas, Bank Syariah Mandiri, REI, Perumnas, Badan Wakaf Nasional, Federasi Serikat Buruh, APKASI, APERSI, Pengembang Perumahan Pemukiman Indonesia, dan lainnya.
Lebih lanjut kata Misbakhun, beberapa masukan penting dari stakeholders, diantaranya mengenai definisi, dana murah, pengelolaan Tapera berazaskan kesetiakawanan dan partisipatif, dan kepesertaan, aturan lebih teknis akan diatur di peraturan di bawah UU.
"Masukan tersebut penting sehingga tujuan RUU Tapera untuk memenuhi jutaan orang yang belum memiliki perumahan layak huni akan terwujud," ucap Misbakhun yang juga anggota Komisi XI DPR itu.
Sementara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menegaskan RUU ini sangat penting untuk memenuhi 13, 5 juta masyarakat yang tidak memiliki perumahan yang layak.
"Tujuan RUU Tapera untuk himpun dana murah jangka panjang untuk kebutuhan perumahan yang terjangkau," katanya.
Basuki pun memberikan beberapa catatan atas RUU Tapera, seperti besaran iuran agar diperhatikan matang sehingga tidak jadi beban.
"Beban simpanan di Tapera ini harus dipikirkan secara matang," ujarnya
Catatan lain, kata Basuki, fungi BP Tapera harus dapat dikelola dengan baik, sebab menyangkut tanggung jawab masyarakat.
Pansus berkomitmen untuk menyelesaikan RUU Tapera lebih cepat sebagaimana mandat RUU Prolegnas Prioritas 2015. Kamis depan Pansus mulai bahas DIM bersama Pemerintah, agar RUU ini bisa cepat selesai.
"Saya termasuk yang mendukung RUU Prolegnas berakhir lebih cepat," tukas politisi Golkar ini.
Berita Terkait
-
Komisi XI Gelar Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Besok, Keputusan Diambil Senin Malam
-
Digelar Jumat dan Senin, Keponakan Prabowo Bakal Uji Kelayakan Jadi Deputi Gubernur BI
-
DPR Sebut Revisi UU P2SK Bisa Lindungi Nasabah Kripto
-
FLOQ Nilai RUU P2SK Positif, Perkuat Perlindungan Konsumen Industri Kripto
-
Pedagang Kripto Kawatirkan RUU P2SK akan Matikan Pedagang Lokal, DPR Punya Alasan Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat