Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani mengatakan, terkait kabar yang beredar mengenai dua perusahaan elektronik asal Jepang yakni Toshiba dan Panasonic di Indonesia, tidak akan mempengaruhi iklim investasi.
Pasalnya, hingga Januari 2016 realisasi investasi yang masuk ke Indonesia meningkat 106 persen dibandingkan tahun lalu.
"Iklim investasi sampai saat ini masih sangat baik dan terus tumbuh. Dan juga ada Cina yang memperluas usahanya di elektronik. Jadi saya pikir nggak ada masalah," kata Franky saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (4/2/2016).
Terkait tutupnya pabrik milik Toshiba dan Panasonic di Indonesia, BKPM mengakui bahwa kondisi perekonomian saat ini sedang melemah. Termasuk industri padat karya seperti makanan dan minuman serta tekstil mengalami perlambatan.
"Jadi memang permasalahan ini harus dicermati dengan baik," ungkapnya.
Franky menilai bahwa, pemerintah dalam hal ini selalu terbuka sehingga diharapkan perusahaan dapat menyampaikan jika memang ada persoalan yang dapat difasilitasi. Menurut Franky, sampai saat iini belum ada pemberitahuan resmi kepada BKPM.
"Kalau memang benar terjadi permasalahan, maka perusahaan dapat menyampaikan kepada kami sehingga dapat dicarikan solusinya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara