Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua menyatakan bahwa sekitar 70 persen masyarakat yang akan menjalani Sensus Ekonomi 2016 berada di wilayah pegunungan.
Kepala BPS Provinsi Papua JB Priyono mengatakan 70 persen penduduk di wilayah pegunungan tersebut pun memiliki sumber daya manusia yang terbatas.
"Ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi BPS Papua untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2016 di Bumi Cenderawasih," katanya di Jayapura, Minggu (20/3/2016).
BPS kesulitan merekrut para petugas lapangan yang akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2016.
"Kini seluruh Indonesia dibutuhkan 400 ribu petugas sensus tenaga non organik BPS, sebab badan statistik ini mengaku kekurangan pegawai, sehingga harus merekrut dari masyarakat umum yang memenuhi syarat," ujarnya.
Sementara untuk Papua, khusus Kota Jayapura saja membutuhkan tambahan petugas 418 orang. Tenaga ini belum termasuk Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi dan lainnya.
"Tetapi gambarannya secara nasional, ini kalau dalam kacamata positifnya kita membantu menyerap tenaga pengangguran sekitar 400 ribuan yang dikontrak selama 1 bulan terhitung sejak 1-31 Mei 2016," katanya lagi.
Dia menambahkan sementara itu khusus wilayah pedalaman dapat dilihat bahwa potensi perekonomian di pedalaman tidak sepadat kota.
"Misalnya saja wilayah kabupaten yang berada di pedalaman seperti Intan Jaya, Nduga, Puncak, Puncak Jaya,Tolikara, yang tidak seintens kegiatan perekonomiannya seperti di daerah-daerah sentra ekonomi," ujarnya lagi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing
-
Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran
-
Harga Emas Meroket di Pegadaian saat Perang Timur Tengah Berkecamuk
-
Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri
-
Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz