Suara.com - Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengaku senang lantaran laju inflasi selama periode Januari hingga Desember 2015 menunjukkan tren penurunan atau berada di level 3,5 persen. Ditambah lagi, tren penurunan tersebut terus berlanjut hingga Juli 2016.
“Bahkan inflasi di Ramadan dan Lebaran bulan Juni dan Juli tahun ini masih terkendali 0,66 persen dan 0,69 (mom). Lebih rendah dari rata-rata historis Ramadan Lebaran lima tahun terakhir 1,28 persen dan 0,78 persen,” kata Agus dalam Rakornas VII TPID 2016 di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016).
Ia menjelaskan laju inflasi yang menunjukkan tren penurunan ini disebabkan Pemerintah Pusat dan Daerah telah mampu menjaga proses kenaikan harga yang terjadi.
Selain itu juga adanya pembukaan lahan pertanian dalam menjaga suplai pangan, program tol laut yang memangkas biaya distribusi. Hingga pembangunan waduk dan infrastruktur jalan.
“Kami apresiasi upaya pemerintah. Terutama Pemerintah daerah dalam kebijakan peningkatan produksi dan pengelolaan distribusi pangan, sehingga volatile food bisa terjaga 4,84 persen (yoy). Jauh lebih rendah dari 2014 10,88 persen. Bahkan dibanding rata-rata historis empat tahun terakhir yang mencapai 7,49 persen,” tegasnya.
BI pun memprediksikan laju inflasi di 2016 bisa berada di level 4 persen plus minus 1 persen atau sesuai dengan yang dipatok oleh pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016. Inflasi akan terus diturunkan dengan target pada 2018 sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen.
“Kuncinya ada konsistensi dan perhatian yang besar dalam koordinasi antar daerah dan pusat, target inflasi ini dapat terwujud. Jadi kita harus teus berkoordinasi dan bekerjasama agar kebijakan yang kita keluarkan dapat berdampak pada perekonomian nasional,” kata Agus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Kapasitas Naik Jadi 727 MW, PGE Kejar Target 1,8 GW pada 2033
-
Bitcoin Menguat ke USD97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto
-
Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan
-
Bisnis 2026: Rhenald Kasali Soroti Dominasi AI dan Pergeseran Psikologi Publik
-
Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga
-
Banjir Putus Jalur KA PekalonganSragi, Sejumlah Perjalanan Dialihkan dan Dibatalkan
-
Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!
-
Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?