- Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan pemulihan pascabencana di tiga provinsi Sumatera butuh dua hingga tiga tahun.
- Pemulihan infrastruktur dasar dan maksimalisasi fungsi seluruh fasilitas menjadi prioritas utama Kementerian Pekerjaan Umum.
- Per 16 Januari 2026, semua kabupaten/kota pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah tidak terisolasi lagi.
Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan proses pemulihan pascabencana di tiga provinsi Sumatera membutuhkan waktu paling cepat dua tahun.
Namun, di proposal yang diajukan ke Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) menargetkan proses pemulihan selama tiga tahun.
"Paling cepat dua tahun. Tapi, di dalam proposal rencana kita ke Bappenas itu tiga tahun," kata Dody saat ditemui wartawan di Kementerian PU, Jakarta pada Jumat (16/1/2026).
Dody menjelaskan, sejumlah infrastruktur yang terdampak tidak bisa dipulihkan dengan durasi singkat, sehingga membutuhkan waktu dua sampai tiga tahun.
Dia mencontohkan, pembangunan check dam, dan rencana pembangunan jalan tol di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat yang tidak bisa dibangun dalam waktu yang singkat.
Begitu juga dengan ruas jalan yang menghubungkan Sibolga-Tarutung di Sumatera Utara.
"Enggak bisa sehari dua hari, tuh. Setahun dua tahun tuh, flyover sama. Jadi ada beberapa pekerjaan fisik yang memang enggak bisa cepat," ujar Dody.
Namun, untuk pemulihan infrastruktur dasar menjadi prioritas utama Kementerian ESDM seperti hunian sementara hingga fasilitas air bersih.
"Yang paling utama adalah semua infrastruktur bisa berfungsi maksimal, secepat-cepatnya," imbuh Dody.
Baca Juga: Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!
Terhitung, pascabencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025, sejumlah pemulihan infrastruktur sudah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum.
Di antaranya dari 99 jalan dan 33 jembatan nasional telah berfungsi kembali.
Dody pun memastikan hingga tanggal 16 Januari 2026, sudah tidak terdapat kabupaten/kota yang terisolasi.
"Jadi, per hari ini saya bisa katakan, sudah tidak ada lagi kabupaten kota yang terisolasi," ungkapnya.
Kini Kementerian PU fokus pada perbaikan jalan dan jembatan daerah yang menjadi penghubung antar desa dan kecamatan.
Tercatat dari 2.710 jalan dan jembatan daerah yang terdampak, sebanyak 1.524 yang sudah dapat digunakan kembali. Sementara sisanya dalam proses perbaikan.
Berita Terkait
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Krisis Air Bersih Jadi Rem Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Sumatera
-
Dari Terisolasi ke Terkoneksi: Internet Satelit Jadi Penopang Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor
-
Tangani Bencana di Sumatera, Kementerian PU Sudah Kerahkan 1.709 Alat Berat
-
Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi