Suara.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur Andre Koreh mengatakan, alokasi dana APBN 2016 untuk pembangunan infrastruktur di provinsi ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun sebelumnya alokasi untuk pembangunan infrastruktur Rp500 miliar. Pada 2016 meningkat mencapai Rp1,7 triliun," katanya, di Kupang, Senin (8/8/2016), terkait kebijakan pemotongan anggaran oleh pemerintah pusat untuk tujuan penghematan.
Andre berharap, kebijakan pemotongan anggaran untuk tujuan penghematan itu, tidak mempengaruhi pembangunan infrastruktur di NTT. Dia menilai, daerah ini masih sangat membutuhkan anggaran yang besar untuk membangun dan membuka akses hubungan transportasi demi kemajuan yang setara dengan daerah lain di kawasan timur Indonesia.
"Kalau pemotongannya untuk belanja barang, perjalanan dinas, rapat-rapat termasuk rehabilitasi gedung dan belanja kendaraan mungkin bisa, tetapi untuk belanja modal di antaranya pembangunan infrastruktur diharapkan tidak dilakukan pemotongan anggaran," katanya lagi.
Ia mengemukakan, idealnya untuk menangani infrastruktur jalan dan jembatan serta sarana irigasi yang memadai, dibutuhkan dana sebesar Rp4 triliun per tahun anggaran.
Pada setiap tahun anggaran seperti tahun anggaran 2015, pada APBD NTT mengalokasikan dana sebesar Rp351,8 miliar lebih dari total Rp4 triliun yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur.
Dia mencontohkan, untuk membangun satu kilometer jalan hotmix, dibutuhkan dana Rp3,9 miliar.
Menurut dia, jika kemampuan anggaran dikaitkan dengan kebutuhan anggaran untuk membangun jalan, maka dibutuhkan waktu sekitar 50 tahun untuk menangani ruas jalan provinsi yang tersebar di 23 kabupaten/kota daerah itu.
Panjang ruas jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTT mencapai 280 kilometer.
"Akibat minim anggaran, sistem yang kami pakai untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan adalah keadilan dan pemerataan. Artinya, setiap kabupaten/kota mendapat jatah walaupun dalam jumlah yang sangat kecil," katanya lagi.
"Provinsi NTT masih tertinggal dalam hal infrastruktur, baik jalan, jembatan, air bersih, irigasi maupun listrik. Kondisi tersebut hingga kini belum tertangani secara konprehensif akibat minim alokasi anggaran dari pusat," kata dia.
Atas kondisi itu, katanya lagi, Gubernur NTT Frans Lebu Raya sebelumnya berinisiatif melobi pemerintah pusat maupun DPR RI, sehingga ada perhatian lebih untuk NTT.
Dia menyebutkan penduduk NTT saat ini berjumlah 5,3 juta jiwa dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 68,77 persen atau berada di ranking 31 dari 34 provinsi.
NTT berada di garis batas dua negara, yakni batas darat dengan negara Timor Leste dan batas laut dengan Australia.
NTT merupakan provinsi yang terdiri dari pulau-pulau, dengan kondisi alam kering, sehingga sangat membutuhkan banyak anggaran pembangunan infrastruktur.
Dia menyebutkan, total panjang jalan di NTT yakni 17.195 km. Panjang jalan strategis nasional 1.800 km, jalan provinsi 2.471 km, dan jalan kabupaten/kota 12.866 km yang memerlukan intervensi dana dari pusat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi
-
Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini
-
Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?
-
Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris