Komisi VI DPR RI mengingatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk mengawasi penggunaan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi VI Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo dalam rapat kerja dengan Kementerian BUMN terkait right issue 4 perusahaan BUMN.
Bambang meminta kepada Sri untuk memantau agar PMN ini tidak digunakan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. "Saya tidak setuju PMN digunakan untuk itu. Dana untuk bangun Rp70 triliun, segitu bisa beli seribu rangkaian kereta api biasa," kata Bambang di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (24/8/2016).
Menanggapi hal tersebut, Sri mengaku akan menjaga dan memantau PMN BUMN ini. Menurutnya, PMN merupakan uang rakyat yang amanahnya harus dijaga oleh negara.
"PMN, tentu saja ini adalah uang yang berasal dari rakyat, karena masuk dalam APBN. Adalah wajar dilakukan pemantauan secara serius agar digunakan sesuai rencana bisnis," katanya.
Ia menjelaskan, PMN BUMN ini akan digunakan untuk menopang neraca BUMN, sehingga BUMN bisa mendorong pembangunan di Indonesia.
"Jadi tidak hanya sehat, tetapi BUMN juga bisa mendorong pembangunan di Indonesia. Sehingga perekonomian bisa berjalan dengan baik," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo