PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus menunjukkan semangat untuk menerangi negeri. Setelah berhasil merajut sistem kelistrikan dalam bentuk interkoneksi kabel laut Batam-Bintan, PLN Wilayah Kepulauan Riau hari ini melepas pemberangkatan infrastruktur kelistrikan untuk tiga pulau terluar Natuna yakni Pulau Laut, Pulau Subi dan Pulau Tiga. Ketiga pulau tersebut berada di Kabupaten Natuna.
Pelepasan keberangkatan kapal pengangkut infrastruktur kelistrikan Natuna dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun yang didampingi oleh General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepri Feby Joko Priharto di Pelabuhan Kampung BulangTanjung Pinang.
Pengiriman infrastruktur kelistrikan ini meliputi mesin pembangkit listrik , trafo daya, cubicle , trafo distribusi, tiang listrik, isolator, kawat tegangan menengah & tegangan rendah , kWH meter dan seluruh peralatan pendukung serta peralatan kerja.
Pengiriman infrastuktur kelistrikan ini penting guna memenuhi kebutuhan listrik di tiga pulau tersebut, hal ini sejalan dengan program PLN untuk menerangi pulau-pulau terluar Indonesia.
Dalam sambutannnya Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun mengapresiasi usaha yang dilakukan PLN untuk melistriki pulau terluar di Natuna.
“Hadirnya listrik bagi warga tentu sangat penting, guna menggerakkan roda perekonomian, semoga keinginan bersama untuk melistriki 3 Pulau (P Laut, P Tiga dan P Subi) diberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa infrastruktur listrik berjalan dengan lancar ” ujar Nurdin Basirun dalam keterangan tertulis, Jumat (26/8/2016).
Senada dengan hal itu GM Wilayah Riau dan kepualauan Riau Feby Joko Priharto menegaskan bahwa perlu dukungan semua pihak untuk mewujudkan listrik di pulau-pulau terluar.
“Kami sadar pemenuhan kebutuhan listrik tidak bisa ditawar lagi, untuk itu PLN akan melakukan semaksimal mungkin upaya untuk melistriki pulau-pulau terluar, disini kami membutuhkan dukungan semua pihak agar pembangunan infrastuktur kelistrikan di daerah-daerah tersebut bisa berjalan lancar, sehingga masyarakat bisa segera menikmati listrik” tutur Feby.
Untuk tahap pertama pembangunan infrastuktur kelistrikan di tiga pulau tersebut masing-masing dengan kepasitas 400 kVA, dengan asumsi akan melistriki sekitar 400 kepala Keluarga, rencananya akan ada pembangunan tahap 2 dan 3 dengan total kapasitas masing-masing pulau hingga 1200 KW dengan target selesai pada tengah bulan oktober.
Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan listrik di pulau tersebut, selain mendatangkan infrastuktur kelistrikan PLN juga mengerahkan lebih dari 50 orang pekerja untuk penyelesaian infratruktur kelistrikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region
-
Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya
-
Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan
-
Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
-
Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri
-
IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM