Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuat inovasi untuk mempermudah penumpang KA dalam memesan makanan yang akan disantap selama perjalanan. Hal ini disampaikan oleh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko di Purwokerto.
Dia mengungkapkan inovasi ini berupa layanan pemesanan makanan lewat internet yakni "website'https://tiket.kereta-api.co.id.
"Pemesanan makanan dapat dilakukan minimal dua hari sebelum tanggal keberangkatan," jelasnya, Selasa (4/10/2016).
Ia mengatakan, pemesanan makanan dapat dilakukan calon penumpang dengan cara memasukkan kode "booking" pemesanan tiket ke dalam menu "pre-order" pada laman https://tiket.kereta-api.co.id. Setelah itu, kata dia, calon penumpang bisa melihat daftar menu makanan yang akan dipesan melalui menu "pre-order".
Dalam hal ini, lanjut dia, PT Reksa Multi Usaha (RMU) selaku pengelola restorasi menyediakan banyak menu makanan yang disajikan di KA, termasuk empat macam menu dari Solaria dan empat macam menu dari Dcost.
"Selain makanan juga banyak minuman yang tersedia untuk melengkapi perjalanan kereta para penumpang. Harga makanan yang disediakan kru restorasi dibanderol sebesar Rp30.000, sedangkan minuman berkisar Rp6.000-Rp9.000," katanya.
Menurut dia, pembayaran makanan yang dipesan itu bisa dilakukan cara transfer kepada PT RMU.
Ixfan mengatakan, restorasi seluruh KA penumpang yang melintas maupun yang diberangkatkan dari wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto dilayani oleh PT RMU.
"Semua pesanan akan terdata dalam daftar pemesanan secara sistem," tegasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim