Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengklaim proses pengawasan terhadap waktu tunggu bongkar muat barang di pelabuhan atau dwelling time terus dilakukan.
Bahkan Luhut mengaku telah menempatkan mata-mata disetiap pelabuhan di Indonesia untuk memantau proses dwelling time.
"Sekarang saya kirim orang saja, seperti kemarin di Belawan. Jadi nggak usah ngomong-ngomong lagi, ambil foto saja," kata Luhut saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).
Hal ini dilakukan agar proses dwelling tidak hanya berjalan baik dan sesuai target saat ada kunjungan pejabat. Tetapi, kondisi sama dapat tetap berlangsung saat aktifitas normal, sehingga target penurunan dwelling time terjaga dengan baik.
Ia pun mengaku, pemerintah sudah menyiapkan berbagai cara untuk menyelesaikan permasalahan dwell time.
Salah satunya adalah menyiapkan terminal barang di luar pelabuhan atau dryport untuk mengurangi antrian bongkar muat barang.
"Kemarin sore Jababeka udah lapor, dryport mereka yang di Cikarang itu bisa mengakomodasi 2-10 juta Teus, itu sedang dilakukan dan sekarang bagusnya kereta api sudah ada jalannya nyambug," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI
-
Ekspor Mineral Disentralisasi ke Danantara, Bahlil Klaim Akhiri Modus Transfer Pricing
-
5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga
-
IHSG Anjlok Usai DSI Dibentuk, Purbaya Sebut Investor Belum Paham Badan Ekspor Baru
-
Indonesia dan Pertamina Perkuat Kolaborasi Hadapi Geopolitik Demi Ketahanan Energi Nasional
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?
-
IHSG Ambruk 2,4 Persen ke Level 6.167, Investor Panik Lego Saham
-
Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat
-
Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh