Suara.com - Memiliki kartu kredit di satu sisi bisa jadi memberikan solusi tapi disisi lain bisa juga menghadirkan masalah. Kartu kredit bisa menjadi asisten yang memudahkan Anda dalam berbagai transaksi tanpa perlu membawa banyak uang tunai.
Dalam keadaan terdesak, kartu kredit bisa Anda manfaatkan untuk membayar berbagai jenis barang keperluan Anda.
Namun, kartu kredit bisa menjadi sumber masalah apabila Anda tidak berhati-hati dalam menggunakannya. Perempuan biasanya sering kalap manakala melihat barang fashion baru atau alat kosmetik baru, sehingga tidak tahan untuk membelanjakan kartu kreditnya untuk membayar barang-barang yang seringkali bukan menjadi kebutuhan utama mereka.
Dalih bahwa pemilik kartu kredit bisa menggunakannya sekehendak hati tentu tidak benar. Menggunakan kartu kredit, berarti kita berhutang dan ada kewajiban untuk membayar hutang tersebut. Jika terlena dalam penggunaan kartu kredit, bisa jadi akan menyebabkan masalah pada keuangan Anda.
Oleh karena itu, Anda mesti pintar dan cermat dalam mengelola kartu kredit ini. Tips menyiasati penggunaan kartu kredit berikut ini bisa menjadi solusi menarik dalam mengelola kartu kredit Anda:
1.Menyiasati Penggunaan Kartu Kredit
Agar tidak menjadi masalah di kemudian hari, ada baiknya Anda mengatur penggunaan kartu kredit untuk kebutuhan anda. Sebaiknya pengeluaran untuk utang seperti membayar cicilan mobil, membayar angsuran rumah dan pembayaran cicilan kartu kredit, kesemuanya harus tidak boleh lebih dari 30% dari total penghasilan.
Cara kedua agar Anda tidak terjebak dalam uutang kartu kredit adalah menyamakan jumlah limit kartu kredit yang Anda miliki dengan besaran gaji Anda setiap bulan. Jika Anda memiliki 4 kartu kredit, maka total limit keempat kartu kredit tersebut besarnya sama dengan penghasilan per bulan Anda.
Hal ini untuk menyiasati apabila Anda memiliki tunggakan kredit, Anda akan tetap bisa membayar. Jika tunggakan kartu kredit Anda 15 juta, sedangkan gaji Anda hanya 7 juta, maka Anda pasti kesulitan untuk membayar.
1.Hindari Minimum Payment agar Tidak Terjebak Utang
Karena kartu kredit berfungsi sebagai pengganti uang tunai, maka membayarnya harus full payment. Hindari minimum payment karena sistem kartu kredit adalah bunga berbunga. Jika Anda bulan juli membeli baju, kemudian bulan Agustus Anda membayar minimal tagihan, maka sisa tagihan akan berbunga dan terus berbunga hingga anda melakukan pembayaran secara penuh. Tunggakan kartu kredit yang menumpuk, bunganya bahkan bisa mencapai 60%
Setiap orang yang menginginkan memiliki kartu kredit, disarankan untuk punya satu saja. Jika memang tidak sering digunakan, sebaiknya simpan di rumah, agar Anda tidak mudah tergoda menggunakannya manakala membuka dompet. Gunakan kartu kredit hanya pada saat darurat saja, bukan setiap pergi belanja, apalagi pergi hang out. Bisa-bisa tagihan kartu kredit akan membengkak.
2.Pintar Memilih Kartu Kredit sesuai dengan Kebutuhan
Kalau anda cermat memilih kartu kredit, sebenarnya Anda banyak diuntungkan dengan berbagai program menarik dari penerbit kartu kredit. Namun demikian, jangan memilih kartu kredit yang banyak menawarkan diskon belanja saja, karena kartu kredit jenis ini hanya akan membuat Anda untuk belanja dan terus belanja, hingga cicilan kartu kredit Anda menumpuk. Pastikan diskon dari program kartu kredit tersebut memang ada hubungannya dengan barang yang Anda butuhkan.
Untuk mendapatkan manfaat yang ideal dari kartu kredit, maka tips berikut ini bisa Anda coba:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?