Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Oesman Sapta Odang, hari ini Kamis (27/10/2016) mendatangi Kanwil Khusus Wajib Pajak Besar di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.
Kedatangannya tersebut untuk mendaftarkan dirinya dalam program pengampunan pajak atau tax amnesty. Dengan menggunakan baju kemeja batik berwarna coklat, Oesman tiba di kantor pajak sekitar pukul 12.30.
Saat tiba di kantor pajak, Oesman langsung menuju lantai 3 untuk bertemu dengan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Khusus Wajib Pajak Besar, Mekar Satria Utama.
Dalam konferensi persnya Oesman mengatakan, dalam program ini, dirinya melakukan pengungkapan harta atau deklarasi maupun menarik dana dari luar negeri atau repatriasi.
"Dua-duanya dilakukan. Ini program yang sangat baik. Jadi harus didukung," katanya.
Oesman mengaku, sejak program tax amnesty digulirkan, pihaknya sangat mendukung. Pasalnya, tax amnesty dibutuhkan untuk mendorong program-program pemerintah terutama untuk membangun infrastruktur.
"Dana dari tax amnesty bisa digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan termasuk menurunkan harga mahal dengan adanya pembangunan infrastruktur itu," kata Oesman.
Oesman pun mengapresiasi kinerja DJP dalam menjalankan program tax amnesty. Pasalnya, sosialisasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak yang berkesinambungan, mampu meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.
"Saya bangga, komitmen yang dijalankan Pak Ken dapat memenuhi, dapat mempengaruhi kesadaran masyarakat tentang perpajakan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi
-
Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran
-
IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah
-
Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz
-
Geopolitik Memanas, IHSG Terkoreksi ke Level 7.214
-
H+5 Lebaran, Harga Pangan Mulai Turun: Cabai Rawit dari Rp110 Ribu ke Rp90 Ribu Per Kilogram
-
Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal
-
Resmi Diperpanjang, Ini Cara Lapor SPT Tahunan melalui Coretax 2026