Tim Tanggap Darurat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini telah menyalurkan sejumlah bantuan ke lokasi terdampak bencana banjir Bima, Nusa Tenggara Barat berupa 5 Hidran Umum (HU) yang masing-masing memiliki kapasitas 2000 liter ke Kelurahan Paruga, Dara, Tanjung, Kumbe dan Raba. Hal tersebut dilaporkan Kepala Satker Tanggap Darurat Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Abdul Hakam, Sabtu (24/12/2016).
"Selain itu, 2 unit MTA (Mobil Tangki Air) dari PDAM Dompu dan 2 unit MTA dari PMI NTB telah melakukan pengisian menggunakan pengisian air dari PDAM Bima melalui sumur dalam," lapor Hakam.
Saat ini logistik Cipta Karya (CK) sedang dalam perjalanan ke Bima yang masing-masing diberangkatkan dari Gudang CK di Bekasi berupa 2 unit IPA LAPI dan Bahan Kimia, 2 unit MTA, 2 unit dumptruck, 2 unit genset dan 20 unit veltbed (kasur lipat).
Sedangkan logistik yang diberangkatkan dari gudang CK di Surabaya adalah 20 unit HU, 30 unit WC knockdown dan 150 jerigen biasa berkapasitas 20 liter.
Berdasarkan Laporan Perkembangan Bencana Banjir di Kota Bima Prov. NTB tgl. 24 Des 2016, Pkl. 07.00 WITA dari Posko Banjir Bandang Bima, disebutkan bahwa banjir terjadi 2 kali yaitu Tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Kondisi terakhir saat ini sudah mulai surut.
Adapun wilayah yang terdampak adalah Kec. Rasai Timur (4 kelurahan) dengan penduduk terdampak 3.581 jiwa, mengungsi 3.581 jiwa; Kec. Mpudan (9 kelurahan) penduduk terdampak 30.078 jiwa, mengungsi 29.553 jiwa; Kec Raba (10 kelurahan) peduduk terdampak 19.955 jiwa, mengunsgsi 19.705 jiwa; Kec . Rasanai barat (6 kelurahan) penduduk terdampak 33.492 jiwa, mengungsi 32,892 jiwa; dan Kec. Asakota ( 4 kelurahan) peduduk terdampak 18.648 jiwa, mengungsi 18.648 jiwa. Jumlah Keseluruhan 5 Kecamatan (33 kelurahan) terdampak 105.758 jiwa, Mengungsi 104.378 jiwa.
Saat ini pengungsi sudah mulai kembali kerumah masing masing namun perkantoran dan sekolah di liburkan dan aktivitas pasar belum ada. Dalam bencana tersebut dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa yang meninggal dan 1 orang luka-luka. Fasilitas kesehatan yg rusak adalah 4 Puskesmas, 29 Polindes dan 1 kantor Labkesda.
Saat ini dilaporkan listrik masih padam dan Jaringan Telkom PSTN selular belum pulih.
Baca Juga: Ini Cara Menteri Basuki Stop Pergeseran Jembatan Cisomang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal
-
DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen
-
Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah
-
Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000
-
Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas
-
Bank Mandiri Telah Kucurkan KUR Rp 7,35 T ke UMKM Hingga Februari 2026
-
Penggunaan Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Hemat Ongkos 70%, Ini Hitungannya
-
Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?
-
Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu
-
Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP