Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membuka acara “Pembinaan Generasi Muda PUPR Bebas Korupsi dan Bebas Narkoba,” Gelombang Il di Gedung Auditorium Kementerian PUPR, Rabu (1/2/2017). Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar sebanyak 900 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PUPR angkatan 2005-2015.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekjen PUPR Anita Firmanti, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Rido Matari Ichwan, Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanudin, dan Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Lama Winayanti.
Pada acara tersebut mengundang narasumber dari instansi terkait yakni Direktur Peran Serta Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Shinta Dame Simanjuntak, dan Pejabat fungsional Deputi Pecegahan Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Widyanto Eko Nugroho.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan, sekarang ini kita menuju ke era kompetisi antar negara yang begitu ketat dan salah satu penopangnya adalah generasi muda. "Generasi muda Kementerian PUPR harus mempersiapkannya diri dengan memiliki kompetensi dan akhlak yang baik " tuturnya.
Menteri Basuki secara tegas mengingatkan kepada seluruh ASN PUPR untuk menjauhi dari praktek korupsi dan bebas Narkoba.
“Ingat, Narkoba dan korupsi merusak diri sendiri, keluarga dan lingkungan kerja Saudara, yaitu Kementerian PUPR. Tidak ada toleransi bagi pejabat maupun staf yang terbukti sebagai pengguna atau pengedar. Saya berhentikan!" tegas Menteri Basuki.
Dikatakannya, dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, diperlukan pembinaan bagi aparatur PUPR guna menciptakan aparat yang profesional, berintegritas tinggi, mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat, bebas dari tindak korupsi dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Budaya Kerja Kementerian PUPR
Baca Juga: Gapensi Dukung Arahan Jokowi untuk Libatkan Kontraktor Kecil
Menteri Basuki juga berpesan kepada generasi muda PUPR untuk senantiasa memegang budaya kerja di Kementerian PUPR. Pertama, yakni bekerja dengan orientasi pencapaian misi (mission oriented). Mission oriented adalah tidak akan berhenti sebelum pekerjaan selesai. Kedua, adalah meningkatkan kerjasama tim (team work) untuk mewujudkan sinergitas dalam pembangunan infrastruktur dan ketiga, mempunyai kejujuran profesional.
Menteri Basuki menambahkan bahwa setiap pegawai PUPR juga harus kuat, berani dan berjiwa seni. Terakhir Menteri Basuki mengingatkan untuk sukses pintar saja tidak cukup, harus disertai dengan akhlakul karimah. "_Smart is a must but it's not sufficient_. Akhlakul karimah adalah dimanapun kita berada, membuat orang disekitar merasa aman, nyaman dan bermanfaat orang lain,” pesannya.
Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti dalam laporannya mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 12 tahun 2016 tentang gerakan nasional revolusi mental dimana ada 5 gerakan yang sudah ditetapkan yaitu, gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih, gerakan Indonesia tertib, gerakan Indonesia mandiri, dan gerakan Indonesia bersatu.
Acara ini terkait dengan program gerakan Indonesia melayani, karenanya ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain mendapatkan penjelasan mengenai bahaya Narkoba dan pemahaman lebih dalam tentang korupsi dan gratifikasi, seluruh peserta juga diharuskan untuk melakukan tes urine dalam rangka pencegahan penyalahgunaan Narkoba.
Berita Terkait
-
Gapensi Dukung Arahan Jokowi untuk Libatkan Kontraktor Kecil
-
Bangun Infrastruktur Perbatasan di Kaltara Telan Rp624 Miliar
-
Dirjen Bina Marga Akui Bangun Jalan Tol 1000 Kilometer Tak Mudah
-
Tahun 2017, Pemerintah Fokus Pemerataan Pembangunan Infrastruktur
-
Kementerian PUPR Gencar Bangun Sarana Air Bersih di NTT
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto