Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan pihaknya telah menerima hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) terkait 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak. Mengacu hasil audit BPKP, PLN akan melanjutkan 23 proyek pembangkit yang sempat mangkrak dan akan menterminasi 11 proyek sisanya.
"Itu sudah disepakati BPKP," ujar Sofyan saat konferensi pers, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (5/4/2017).
PLN menyatakan kelanjutan proyek-proyek yang mangkrak ini akan segera dilakukan. PLN menargetkan 23 pembangkit diantaranya dapat beroperasi seluruhnya pada akhir 2018. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya pembangkit yang akan selesai lebih dahulu.
Mantan Dirut BRI tersebut menyatakan 11 proyek sisanya pun sudah mendapat persetujuan dari BPKP untuk diterminasi. Ada berberapa alasan yang mendasari keputusan menghapus proyek tersebut. Pertama, ada beberapa proyek pembangkit yang memang belum dikerjakan sama sekali.
Kedua, ada beberapa pembangkit yang belum diberikan uang muka untuk pembangunannya oleh PLN. Sofyan memastikan, 11 proyek yang diterminasi ini belum ada uang yang dikeluarkan. Karena, kalau sampai sudah ada uang yang dikeluarkan, maka, PLN bisa dipermasalahkan secara hukum.
Ketiga, ada beberapa pembangkit yang lokasinya sudah dipindahkan. Sehingga, tidak perlu lagi melanjutkan di lokasi sebelumnya. Keempat, ada beberapa wilayah yang tadinya mau dibangun, tetapi tidak jadi dilaksanakan lantaran PLN sudah menarik transmisi ke wilayah tersebut, sehingga sudah bisa dialiri listrik.
"Misalnya dulu mau bangun PLTU di Papua yang lokasinya berada di pinggir laut. Nah itu sekarang tidak lagi diperlukan karena kami tarik transmisinya sampai ke pinggir laut itu," ujar Sofyan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK
-
Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah
-
Sempat Tertekan, IHSG Berhasil Rebound 0,29 Persen
-
Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional
-
Strategi Discovery E-Commerce Jadi Kunci Lonjakan Penjualan Jelang Ramadan 2026
-
5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
-
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar