Suara.com - Bupati Banjar, Kalimantan Selatan, Khalilurahman meminta jangan penimbunan sembilan bahan pokok. Penimbun akan dijatuhi sanksi pidana karena merugikan orang lain.
"Harus dipidana kalau sampai ada penimbun sembako dan kami minta kepolisian mengenakan sanksi pidana terhadap mereka," ujar bupati usai sidak sembako di Pasar Martapura, Selasa (30/5/2017).
Pemkab juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian Resor Banjar untuk menindak tegas jika ada oknum yang melakukan penimbunan barang selama Ramadan. Kepolisian setempat sudah membentuk tim khusus yang siap turun ke lapangan mengecek persediaan bahan pokok sehingga pasokan kepada masyarakat aman.
"Kami yakin polisi bisa tegas dalam menindak, apalagi pimpinan Polri sudah menjadikan kasus penimbuhan bahan pokok sebagai perhatian untuk ditindak tegas," ucap mantan anggota DPR RI itu.
Menurut dia, pihaknya sendiri sudah menginstruksikan dinas dan instansi terkait lainnya untuk mencegah aksi penimbunan bahan kebutuhan pokok memanfaatkan hari besar keagamaan.
Dinas dan instansi terkait juga diminta melakukan pengawasan lebih intensif untuk mengetahui stok atau persediaan barang maupun kondisi harga dipasaran.
"Pengawasan yang lebih intensif diperlukan untuk mengetahui persediaan maupun harganya, termasuk jika terjadi kelangkaan sehingga bisa diketahui jika ada penimbunan," ungkapnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar melaporkan apabila mengetahui adanya penimbunan bahan pokok sehingga pelakunya bisa ditindak tegas aparat kepolisian.
"Masyarakat harus berani melaporkan sehingga bisa ditindak aparat kepolisian, apalagi penimbunan bahan pokok sudah merugikan orang lain sehingga pelaku harus dijatuhi sanksi," ujarnya.
Baca Juga: Unik, Sembako di Banyuwangi Saat Ramadan Malah Turun Harga
Ditambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi borong bahan kebutuhan pokok sehingga tidak terjadi kenaikan harga akibat tingginya permintaan barang.
Sementara itu, hasil sidak bupati di Pasar Martapura diperoleh informasi stok bahan pokok mencukupi dan harganya relatif masih stabil meski pun ada yang naik dan sebagian turun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?
-
BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal
-
Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi