Suara.com - Hampir 85% orang di dunia memikirkan tentang kehidupannya setelah pensiun nanti. Wajar saja, hanya segelintir orang saja yang masih menerima penghasilan bulanan walaupun sudah pensiun.
Katakan saja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka tidak terlalu khawatir mengenai masa tuanya. Mengapa? Karena mereka masih mendapat tunjangan pensiun hingga akhir hidupnya.
Namun, bagaimana dengan Anda yang berstatus sebagai pegawai swasta? Berikut ini adalah 10 langkah yang perlu Anda ketahui dan dilakukan agar finansial aman ketika usia 30 tahun.
Menetapkan Tujuan
Masa muda tidak hanya dihabiskan untuk bersenang-senang, tetapi juga memikirkan dan menetapkan tujuan mengenai masa depan. Rancanglah keuangan yang sehat pada masa muda dan masa tua. Artinya, berapa yang Anda habiskan hari ini harus sesuai dengan berapa yang dapat Anda simpan untuk masa depan.
Jangan Cuma Pikirkan Hari Ini
Banyak yang cuma memikirkan apa yang akan di makan hari ini dan berapa yang akan dihabiskan. Jika memiliki mindset seperti ini, ubahlah mulai dari sekarang. Hidup bukan hanya tentang hari ini, tapi juga tentang hari esok.
Sebelum Anda menghabiskan semua gaji untuk bersenang-senang, ada baiknya pikirkan juga masa depan 20 tahun mendatang.
Jadilah Seorang Perencana yang Baik
Hasil penelitian menunjukkan seseorang yang merencanakan keuangannya dengan baik memiliki peluang untuk lebih kaya di masa depan. Rencana yang telah disusun sebelumnya akan diimplementasikan dalam wujud tindakan nyata, bukan hanya omongan kosong.
Misalnya, Anda merencanakan punya uang Rp15 juta pada akhir tahun 2018 nanti. Tentu Anda akan berusaha menabung agar jumlah tersebut tercapai. Dengan menabung secara rutin, jumlah tersebut bisa didapatkan dengan mudah.
Menentukan Tujuan Jangka Pendek dan Panjang
Setiap orang memiliki tujuan hidupnya masing-masing, termasuk di masa tuanya nanti. Sama halnya seperti menabung dan berinvestasi, Anda perlu mengetahui apa tujuan dari tabungan dan investasi itu. Apakah tabungan dan investasi akan digunakan dalam jangka pendek atau jangka panjang? Penetapan tujuan yang jelas akan sangat membantu saat menggunakan uang tersebut.
Mengetahui Kapan Akan Pensiun
Walaupun usia Anda masih di bawah 30 tahun, ada baiknya mulai untuk memikirkan usia pensiun kelak. Semakin cepat mengetahuinya, semakin banyak pula waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan sebelum pensiun. Dengan begitu, masa pensiun Anda akan lebih indah karena semua kebutuhan finansial sudah dipersiapkan sebelumnya.
Seimbangkan Pengeluaran dan Pendapatan
Agar keuangan tetap stabil, usahakan posisi pengeluaran tidak lebih besar daripada pendapatan. Apabila ini terjadi, coba lakukan koreksi terhadap pengeluaran bulanan. Minimalkan segala jenis pengeluaran yang bisa diminimalkan.
Sebaiknya, buat catatan atau daftar pengeluaran lebih dulu untuk memudahkan mengetahui pengeluaran yang bisa diminimalkan.
Memanfaatkan Peluang
Selagi masih muda, jangan ragu untuk mengambil risiko. Apabila Anda menemukan peluang besar untuk menambah pundi-pundi rupiah, manfaatkan peluang tersebut. Ingat, kesalahan terbesar dalam hidup bukan saat terjadi kegagalan, melainkan saat seseorang sudah menyerah sebelum mencoba.
Menabung
Tabungan juga menjadi hal penting yang tidak boleh terlewatkan. Ada banyak manfaat yang diperoleh dari tabungan. Salah satunya sebagai bekal pada hari tua nanti. Tabungan di sini tidak hanya sebatas tabungan di satu rekening.
Anda bisa menabung di beberapa rekening. Bedakan setiap tabungan dengan tujuan penggunaannya. Misalnya, tabungan A untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan B untuk dana pensiun, dan sebagainya.
Berita Terkait
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026, Siapa Paling Berlimpah Rezeki?
-
Literasi Keuangan Dimulai dari Rumah: Membangun Kebiasaan Finansial Anak Sejak Dini
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Cara Purbaya Kejar Setoran Pajak demi Tax Ratio 12 Persen
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta
-
Wamenkeu Juda Agung Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
-
8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan