Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno kembali menetapkan Edi Sukmoro sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN dengan nomor SK-18/MBU/01/2018 tentang Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kereta Api Indonesia, yang salinannya diserahkan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal kepada Edi Sukmoro di Jakarta, Selasa (16/1/2018).
Padahal sehari sebelumnya (15/1/2017), Rini memberhentikan Edi Sukmoro dari jabatannya sebagai Dirut KAI dan kemudian ditetapkan sebagai Direktur Logistik dan Pengembangan KAI.
Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal mengatakan bahwa pengangkatan Edi Sukmoro kembali sebagai "masinis" KAI untuk mengisi kekosongan jabatan dan meningkatkan efektivitas jalannya pengurusan perusahaan.
"Saudara Edi Sukmoro diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatannya sesuai SK Menteri BUMN tersebut," ujarnya.
Dalam SK tersebut, RUPS KAI juga menetapkan Bambang Eko Martono sebagai Direktur Logistik dan Pengembangan KAI, dari semula sebagai Direktur Keselamatan dan Keamanan.
Demikian juga menunjuk Apriyono Wedi Chresnanto sebagai Direktur Keselamatan dan Keamanan dari semula sebagai Direktur SDM dan Umum, sedangkan R Ruli Adi didaulat sebagai Direktur SDM dan Umum.
"KAI sebagai penyedia layanan transportasi publik harus meningkatkan pelayanan prima pada masyarakat. Dengan penetapan direktur baru diharapkan KAI terus menjaga kekompakkan dan harus mampu menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional dengan tetap menjaga tren kinerja positif," ujar Hambra. (Antara)
Berita Terkait
-
Bisnis Inti KAI Tumbuh Solid, Laba Bersih Anjlok 74 Persen Tergerus Whoosh
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Aturan Tiket Anak KAI Digugat ke MK, Usia 3 Tahun Harus Bayar Tarif Penuh
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis