Suara.com - Perseroan Terbatas Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life), anak usaha PT Taspen Persero, siap mengelola tabungan pensiun dan proteksi asuransi jiwa sebanyak 2.500 pegawai bukan PNS (PBPNS) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia.
"Pengelolaan tabungan pensiun dan proteksi asuransi jiwa diberikan melalui layanan Taspen Save kepada sekitar 2.500 PBPNS LPP RRI di 70 satuan kerja LPP RRI yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono di Gedung RRI, Jakarta, Senin (22/1/2018).
Pada kesempatan itu, Maryoso dan Dirut LPP RRI Muhamad Rohanuddin menandatangani kerja sama pengelolaan pensiun dan tabungan hari tua (THT) yang disaksikan Direktur Operasional Taspen Ermanzah dan seluruh direks LPP RRI dan sejumlah karyawan LPP RRI.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2005 tentang LPP RRI, ada perubahan status bagi pegawainya dari pegawai kontrak menjadi PBPNS, kemudian menjadi PNS.
Maryoso menjelaskan bahwa para PBPNS ini akan membayar sebesar 10 persen dari gaji pokok melalui iuran pasti dari produk Taspen Save. Pembayaran iuran ini besarannya tidak akan berubah meski gaji tiap tahunnya akan mengalami penaikan.
Selain itu, ketika para peserta PBPNS sudah memasuki masa pensiun pada usia 58 atau kurang dari 58 tahun, tetap akan diberikan pengembalian dari hasil investasi yang dilakukan Taspen Life.
"Taspen Life akan berusaha memberikan benefit yang lebih. Kami juga segera membuka polis bagi peserta PNS dengan sukarela dalam mengikuti program Taspen Save," ujarnya.
Untuk memperluas layanan tersebut, Taspen Life akan memanfaatkan jaringan perusahaan induk, Taspen (Persero) yang tersebar di beberapa daerah yang mencapai 56 kantor cabang Taspen, selain delapan kantor pemasaran Taspen Life, yaitu di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Denpasar, dan Makassar.
Ia berharap kerja sama dengan LPP RRI ini pada tahun 2018 bisa meningkatkan jumlah peserta individu melalui produk Taspen Save yang hingga akhir Desember 2017 mencapai 517.367 orang.
Baca Juga: PT Taspen Gandeng BRISyariah Beri Layanan Untuk Pensiunan
Sementara itu, Direktur Utama LPP RRI Muhammad Rohanuddin mengatakan bahwa kerja sama dengan Taspen Life ini selain mendapatkan proteksi asuransi juga dapat menyejahterakan PBPNS LPP RRI.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2005 tentang LPP RRI, program ini diharapkan akan terjadi kesetaraan antara PBPNS LPP RRI yang umumnya berusia 22 s.d. 35 tahun dengan PNS LPP RRI.
"Jika ingin sejahtera, setarakan dahulu batas gaji dan usia pensiun dari awalnya 56 tahun menjadi 58 tahun. Potongan juga tidak ada perbedaan," katanya.
Peningkatan kesejahteraan karyawan, kata Rohanuddin, merupakan hal yang mutlak agar karyawan lebih patuh, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
"Jika sudah sejahtera, karyawan akan menjadi loyal terhadap pekerjaannya sehingga lebih semangat dalam menjalankan tugas dan menggali berita dan informasi sebanyak-banyaknya. RRI sebagai lembaga pemberitaan memiliki keberpihakan pada negara yang di dalamnya ada masyarakat luas," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat
-
Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak
-
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?
-
Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis
-
BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan
-
Ambisi Purbaya Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2026, Jika Gagal Bisa Diminta Mundur
-
Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru
-
Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat
-
Elektrifikasi Bisa Jadi Senjata RI Hadapi Ancaman Kelangkaan Energi Global
-
97 Pinjol Langgar Aturan Persaingan Usaha, OJK Buka Suara
-
Bank Mega Syariah Catat Penyaluran Kredit Koperasi Rp 5,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
-
Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas