Suara.com - Pemerintah telah menetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018 pertumbuhan ekonomi ditargetkan tumbuh 5.18 samai 5.4 persen. Sedangkan untuk 2019, pemerintah bersama DPR telah menyepakati pertumbuhan ekonomi diproyeksi pada kisaran 5.2 sampai 5.6 persen.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku optimis target tersebut bisa dicapai. Pasalnya, pertimbangan kondisi pertumbuhan komponen perekonomian dari sisi konsumsi dan investasi.
“Konsumsi terus bergerak sebesar 4.59 persen pada kuartal pertama sesuai dengan APBN 2018. Sesuai dengan APBN 2018, range ini disebabkan karena sisi faktor demand atau permintaan itu menunjukkan adanya suatu pergerakan. Konsumsi kuartal I sebesar 4,95 persen," ujar Menkeu di Jakarta, Rabu (6/6/2018).
Dari sisi konsumsi, lanjut Ani, pemerintah tengah mendorong konsumsi di masyarakat khususnya untuk kalangan kelas menengah. Pasalnya dikelas menengah ini mereka cenderung menahan konsumsi.
“Maka kami tengah mendorong itu agar konsumsinya naik,” katanya.
Selain itu, dari sisi investasi, peningkatan investasi swasta terutama pada manufaktur maupun primer dan jasa yang memiliki keterkaitan cukup pada industri kimia, industri makanan dan minuman dan sektor primer masih akan tumbuh positif.
"Pertumbuhan investasi yang disampaikan kuartal I sebesar 7.9 persen kita berharap secara tahunan bisa pada 7 persen. Apabila seluruh tahun bisa bertahan di atas 7 persen maka kita mendapat pertumbuhan 5.2 sampai 5.4 persen. Range kami investasi adalah 7,27 sampai 7.45 persen,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi kuartal I 2018 sebesar 5,06 persen. Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi memang masih pada kisaran yang sama, yaitu 5,07 persen pada tahun 2017, 5,03 persen pada 2016, 4,88 persen pada 2015, serta 5,01 pada 2014.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri