Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung perkembangan sepak bola Tanah Air. Hal itu diwujudkan dengan memberikan sponsorship kepada Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) dalam bentuk dana untuk mengelola pemain timnas, agar dapat lebih optimal dalam berlatih dan bertanding.
Hal ini dituangkan dengan perjanjian kerja sama (PKS) antara Bank BRI dengan PSSI. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto, dengan Ketua Umum PSSI, Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi, di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu (1/8/2018).
Turut hadir dalam acara tersebut, Komisaris Utama Bank BRI, Andrinof A. Chaniago, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI, Sis Apik Wijayanto, dan Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.
“Sepak bola merupakan olahraga paling digemari sebagian besar masyarakat Indonesia. Seluruh pecinta sepak bola Tanah Air ingin sepak bola kita semakin berprestasi ke depannya, karena secara potensi, kita memiliki banyak bibit pesepakbola yang andal. Melalui dukungan ini, kami berharap dapat berkontribusi membantu PPSI dalam upaya peningkatan pengelolaan sepak bola Indonesia yang profesional sehingga dapat menorehkan lebih banyak prestasi," ujar Suprajarto.
Pasca PKS tersebut, Bank BRI mendukung penuh latihan dan pertandingan tim nasional, mulai dari U-16, U-19, U-23, hingga timnas senior. Selain itu, Bank BRI akan membantu kebutuhan pengelolaan keuangan PSSI, diantaranya penggunaan Cash Management System (CMS) BRI untuk PSSI, penggunaan rekening BRI untuk semua keperluan operasional PSSI (rekening operasional, rekening gaji pemain dan pegawai PSSI, rekening penerimaan sponsorship, dan rekening lainnya), penggunaan kartu BRIZZI edisi khusus Garuda Fans Club, serta kerja sama pembayaran online maupun offline di Garuda Store dan unit bisnis milik PSSI lainnya.
Edy Rahmayadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BRI yang bersedia menjalin kerja sama dengan PSSI.
“Ini sebuah kepercayaan yang sangat besar. Kami akan menjaga kerja sama ini sebaik mungkin. PSSI saat ini sedang berbenah dan berupaya meletakan pondasi pembangunan sepak bola Indonesia untuk jangka panjang,” katanya.
Ia menambahkan, sepak bola Indonesia milik masyarakat Indonesia, sementara PSSI hanya pengelola. Untuk mengelola dan lebih memajukan sepak bola Indonesia, PSSI juga tidak bisa bergerak sendirian.
Perlu sinergi dari para stakeholder, baik pemerintah maupun pihak swasta.
“Sekali lagi, kami menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BRI atas kerja sama ini. Kami juga terbuka dan mengajak pihak-pihak lain untuk menjalin kerja sama dengan kami demi kemajuan sepak bola Indonesia,” ujar Edy.
Suprajarto mengatakan, melalui dukungan BRI, kerja keras para pemain timnas Indonesia diharapkan dapat memberikan prestasi yang gemilang, khususnya dalam perhelatan Asian Games 2018 yang akan segera berlangsung. Ia menambahkan, Bank BRI secara aktif memberikan perhatian terhadap kemajuan dunia olahraga di Indonesia.
Selain menjadi Official Banking Sponsor PSSI, Bank BRI juga menjadi Official Prestige Partner Asian Games 2018, Official Bank Partner Tim Indonesia, dan Sponsor Asian Paragames 2018.
Berita Terkait
-
Cerita Inspiratif - Sausu Tambu Ragam Budaya dalam Satu Desa
-
Selamat Tinggal Sepak Bola Eropa, Ivar Jenner Resmi Perkuat Dewa United
-
Gelandang Persib Beckham Putra Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
BBRI Melemah Tipis, Analis Ungkap Target Harga Saham dan Rekomendasi
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Sengketa Hotel Sultan: Jejak PT Indobuildco dan Kontroversi Dinasti Bisnis Sutowo
-
Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000
-
IHSG Perkasa di Sesi I Naik 1,26%, 595 Saham Terbang
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS
-
Saham INET Diborong, Akumulasinya Capai Rp 110 Miliar
-
Harga Minyak Melemah di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Kapan Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap I 2026, Ini Ketentuannya
-
Kementerian PKP Bakal Bangun Rusun Delapan Lantai di Solo untuk Anggota Kopassus
-
Pembiayaan Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen
-
Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol hingga Bisa Sekolahkan Anak