Suara.com - Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa sedang mencari investor yang berminat untuk menyelamatkan ekonomi negaranya agar keluar dari keterpurukan. Para penyandang dana ini rencananya akan dicarinya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Investasi Afrika.
Mantan pemimpin serikat pekerja ini menginginkan adanya 100 miliar dolar AS sebagai kucuran dana investasi baru selama lima tahun ke depan, demi membantu perekonomian negaranya.
Saat ini, tukas Cyril Ramaphosa, Cina, Arab Saudi, dan Arab Emirat (UAE) telah berkomitmen untuk berinvestasi sebesar 35 miliar dolar AS.
"Sebagai tujuan investasi, Afrika Selatan memiliki apa yang diperlukan untuk bersaing. Kami berfokus pada upaya-upaya untuk mengatasi kelemahan struktural dalam perekonomian," ujar Cyril Ramaphosa seperti dilansir Reuters, Jumat (26/10/2018).
Dia mengatakan, KTT Investasi Afrika akan membahas peluang di berbagai sektor, termasuk pertanian, manufaktur dan energi.
KTT ini menyusul dilangsungkannya KTT Pekerja di awal bulan ini, di mana Cyril Ramaphosa mengumumkan serangkaian kesepakatan yang luas antara pemerintah, bisnis besar dan tenaga kerja yang diharapkannya bakal menciptakan lebih dari 275 ribu pekerjaan dalam jangka setahun.
Presiden Afrika Selatan ini juga telah meluncurkan stimulus dan rencana pemulihan yang mengalokasikan dana untuk penciptaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur.
Skala tantangan yang dihadapi Cyril Ramaphosa digarisbawahi oleh pidato anggaran jangka menengah oleh Menteri Keuangan Tito Mboweni pada Rabu (24/10/2018), ketika ia mengumumkan prakiraan pertumbuhan yang lemah dan perkiraan defisit.
Baca Juga: Peduli Keselamatan Pengendara Motor, FifGroup Bagikan Kotak P3K
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Syarat Subsidi PPN Tiket Pesawat saat Harga Avtur Naik Gila-gilaan
-
Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Ini Alasannya
-
Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak
-
Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI
-
Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata
-
Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya
-
Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026