Suara.com - Amerika Serikat mencatatkan pertumbuhan lapangan pekerjaan pada Oktober 2018. Lapangan pekerjaan di AS pada Oktober tahun ini diketahui bertambah hingga 250 ribu lapangan pekerjaan.
Dilansir The Guardian, jumlah tambahan lapangan pekerjaan itu lebih banyak dari prediksi analis yang hanya 188 ribu. Tingkat pengangguran AS juga masih berada di 3,7 persen pada Oktober 2018 yang merupakan terendah sejak 49 tahun lalu.
AS kini telah menambahkan pekerjaan setiap bulan selama 97 bulan berturut-turut, catatan terpanjang dari perolehan pekerjaan yang tercatat.
Upah tenaga kerja AS juga 3,1 persen lebih tinggi dari pada setahun lalu. Raihan ini juga pertama kalinya sejak April 2009 pertumbuhan upah telah mencapai 3 persen. Terlepas dari rekor pertumbuhan pekerjaan, kenaikan upah tetap keras sejak akhir resesi.
Biro Statistik Tenaga Kerja mengatakan, kenaikan pekerjaan terjadi di bidang kesehatan, manufaktur, konstruksi dan transportasi dan pergudangan.
Menurut professor penggajian AS ADP Pertumbuhan pekerjaan di sektor swasta sangat kuat. ADP mengatakan ekonomi telah menambahkan 227 ribu pekerjaan pada Oktober, dengan pengusaha melaporkan mereka sekarang berjuang untuk mengisi posisi.
"Meskipun kekurangan yang signifikan dalam bakat terampil, pasar tenaga kerja terus tumbuh," kata Ahu Yildirmaz, Wakil Presiden dan Wakil Ketua Lembaga Penelitian ADP.
"Kami melihat keuntungan yang signifikan di semua industri terumata di perdagangan, rekreasi dan perhotelan. Kami terus melihat keuntungan perusahaan yang besar di industri itu. Karena mereka upah yang kompetitif dan kemauan bekerja karyawan yang kuat," kata dia.
Baca Juga: Viral ! Orangtua Memarahi Anak Paksa Belajar, Psikolog Buka Suara
Berita Terkait
-
Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat ke Level Rp 14.800
-
Lowongan Pekerjaan Ini Menawarkan Posisi Pacar Musim Panas
-
WNI di Amerika Serikat Gelar Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga
-
Ini yang Terjadi pada Jamal Khashoggi: Dicekik Terlebih Dahulu
-
Kubu Jokowi Sebut Prabowo - Sandi Gunakan Strategi Donald Trump
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026