Suara.com - Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta telah dilakukan uji coba dengan penumpang. Nantinya, Ratangga atau sebutan dari nama rangkaian Moda Raya Terpadu akan memanjakan penumpang, terutama perempuan.
PT MRT Jakarta akan menyediakan gerbong khusus perempuan di satu rangkaian kereta. Untuk diketahui, dalan satu rangkaian MRT terdapat 6 gerbong kereta.
"Akan ada satu unit (gerbong) kereta hanya untuk wanita. Gerbong khusus wanita," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Syahbandar, dalam konferensi pers di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).
William menerangkan, pihaknya tidak menyediakan tempat sampah di dalam rangkaian kereta. Hal ini sengaja untuk membiasakan diri masyarakat tidak membawa sampah ke transportasi massal.
"Kita juga enggak melengkapi tempat penyimpanan barang, karena ini di design kereta jarak pendek," tutur dia.
Ia menjelaskan, uji coba pengoperasian MRT Jakarta sebagai ajang meminta masukan penumpang dari pelayanan yang telah disediakan pemerintah.
"Kita sudah sediakan penunjuk jalan juga dan jalur antrian, tapi kita akan terus minta masukan dari para penumpang," ujar dia.
Untuk diketahui, uji coba operasional MRT hanya untuk publik yang sudah mendaftar. William mengungkapkan, sebanyak 285.600 orang akan menjajal uji publik transportasi massal ini.
"Pagi ini kita mulai membuka diri untuk uji coba publik. Selama 2 minggu ini kita akan mengundang penumpang 285.600 penumpang. Ini sudah kita buka pendaftaran, per 11 maret 184.730. Minggu ini semua udah abis. Minggu depan full kapasitas 28.800 setiap hari," kata dia di kantornya, Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2019) kemarin.
Baca Juga: Amien Rais: Bila Jokowi Terbukti Curang, Kita Geruduk KPU dan Presidennya
William melanjutkan, uji coba publik ini mulai dioperasikan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Namun, minggu depan waktu operasional tersebut akan kembali diubah.
"Minggu depan kalau berjalan dengan baik kita tingkatan misal mulai jam 7, sehingga masyarakat bisa rasakan naik MRT ke kantor," jelas dia.
Berita Terkait
-
Sensasi Menjajal MRT untuk Pertama Kalinya
-
285.600 Masyarakat yang Terdaftar Bakal Jajal MRT Gratis
-
Masih Ada Kuota Uji Publik MRT Sebanyak 104.391 Orang, Buruan Daftar!!!
-
Sri Mulyani Nilai Harga Tiket MRT Jakarta Terjangkau Warga Menengah Bawah
-
Terlalu Besar, DPRD Jakarta Tolak Subsidi Tarif MRT dan LRT Pemprov DKI
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026