8. Petani adalah orang-orang bisnis
Masuk ke dunia pertanian berarti secara tidak langsung kamu sudah masuk bagian dari pebisnis. Banyak pengusaha besar dan konglomerat yang usahanya dari sektor ini.
Betul, banyak sekali potensi yang bisa kamu garap untuk mendulang uang dari pertanian. Bisnis pertanian bisa dilakukan dengan jual beli hasil perkebunan atau melakukan proses pascapanen seperti makanan olahan. Nah dengan potensi ini, kamu harus siap jadi pebisnis muda. Yang penting, kamu komitmen dan bertanggung jawab.
9. Lulusan pertanian dapat menanam dan memelihara hewan secara organik
Sebagai lulusan pertanian, kamu dituntut mampu mengembangkan komoditas sesuai potensi alam, sehingga rendah input luar. Kamu juga dituntut menggenjot produksi pangan dan peternakan untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun ekspor ke luar negeri secara organik. Meski banyak tuntutan, tetapi sebagai lulusan pertanian, pasti bisa menjawab semua tuntutan tersebut.
10. Pertanian bukan hanya sains, melainkan pandangan hidup
Sudah menjadi rahasia umum jika semua manusia bergantung hidup pada sektor pangan. Manusia dan pertanian benar-benar tak bisa dipisahkan, karena sektor ini bagian dari kehidupan itu sendiri. Untuk itu, sebaiknya kamu memiliki kemampuan bertani, setidaknya untuk bertahan hidup dan kembali ke alam.
Terakhir, mengulang yang sering disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, 8 dari 10 konglomerat Indonesia memiliki bisnis di bidang pertanian. Untuk itu, Mentan mengajak generasi muda semangat menjadi wirausaha di sektor pertanian.
"Kami mengajak anak muda menjadi pengusaha muda pertanian. Dari 10 konglomerat Indonesia, 8 orang bergerak di sektor pertanian. Jadilah pengusahan yang jujur, pekerja keras dan tidak korupsi. Jika mau kaya, maka masuklah di sektor pertanian," ajaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini
-
Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI
-
Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000
-
Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71
-
Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam