Suara.com - Sekretaris Jenderal Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Ari Tri Priyono, menyatakan, para pengembang yang menjadi anggota Himperra akan membagikan 23 rumah bersubsidi dan satu unit rumah susun (rusun) secara gratis pada masyarakat kurang mampu dan belum memiliki rumah. Adapun target penyaluran rumah bersubsidi dan rusun tersebut adalah para atlet berprestasi, para pegawai dan masyarakat yang kurang mampu, para imam masjid, dan mereka yang hafidz Al Quran.
Hal tersebut disampaikan Ari, saat Rakornas Himperra dan dan Pelantikan Pengurus DPD Himperra Provinsi Jawa Timur Periode 2019 - 2023 di Hotel Shangri La Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/5/2019).
"Kami dari DPP Himperra, sesungguhnya sejak dilantik pada Agustus tahun lalu, telah berhasil mengumpulkan bantuan rumah dan rusun gratis dari anggota kami di berbagai DPD di seluruh Indonesia," ujarnya.
Ari menjelaskan, jumlah hunian yang telah terkumpul sudah tercatat 23 rumah bersubsidi dan satu unit rusun atau apartemen. Lokasinya pun beragam, yang tersebar di beberapa wilayah, seperti Semarang, Bandung, Sukabumi, Serang dan berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Untuk proses pembagian rumah dan rusun gratis tersebut, Himperra juga berkoordinasi dengan berbagai intsitusi terkait, baik kementerian maupun lembaga pemerintahan.
"Dari jumlah tersebut, dua diantaranya telah diserahkan kepada Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) untuk para atlet berprestasi pada saat pelantikan pengurus DPD DKI Jakarta beberapa waktu lalu," terangnya.
Selain kepada Kemenpora, Himperra juga menyerahkan tiga unit rumah bersubsidi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk diserahkan kepada pegawainya yang dinilai berhak membutuhkan hunian tersebut. Proses penyerahan rumah gratis dilaksanakan sebagai rangkaian Rakornas Himperra dan pelantikan pengurus DPD Himperra Provinsi Jawa Timur Periode 2019 - 2023.
"Hari ini, tiga rumah bersubsidi gratis yang dibagikan Himperra berlokasi di di Kota Bandung, Sukabumi dan Serang. Rumah gratis tersebut merupakan sumbangan dari anggota Himperra, yakni PT Cakra Griya Pratama, dengan nama perumahan Pratama Indah Residence, PT Fajar Terbit dengan nama Perumahan Baros City View, dan PT Graha Agung Kencana dengan nama Perumahan Graha Kencana," katanya.
Menurut Direktur Utama PT Fajar Terbit, Iswadi, bantuan rumah gratis tersebut menunjukkan bahwa Himperra sebagai asosiasi pengembang, tidak hanya melulu fokus pada bisnis semata. Pihaknya juga ingin saling berbagi kepada mereka yang benar-benar membutuhkan rumah yang layak.
Baca Juga: KemenPUPR Kembangkan Desain Rusun untuk Generasi Milenial
"Kami senang bisa berbagi dengan masyarakat yang memang benar-benar membutukan rumah. Semoga rumah ini bisa diterima dengan baik dan memberikan manfaat dan menjadi istana bagi mereka yang menempatinya," harapnya.
Iswadi menerangkan, rumah yang dibagikan memang rumah bersubsidi, namun pihaknya tetap menjamin bahwa kualitasnya baik. Tipe rumah yang kami bagikan adalah rumah bersubsidi tipe 36, dengan luas tanah 60 meter persegi di Perumahan Baros City View Bandung.
"Harga rumahnya sekitar Rp 130 juta. Kami harap, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjaga kekompakan para anggota Himperra dalam membantu masyarakat di sektor perumahan," katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Khalawi menyatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi langkah Himperra untuk saling berbagi. Ia minta agar kegiatan ini bisa terus berjalan, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah.
"Pembagian rumah ini juga menjadi sedekah bagi para anggota Himperra. Saya harap, selain bisa membangun rumah berkualitas, anggota Himperra juga bisa menonjolkan sisi
ibadah seperti lambang Himperra yang menggambarkan rumah dan kental dengan nuansa religinya" terangnya.
Rumah yang diterima itu nantinya akan disampaikan kepada Menteri PUPR terkait siapa yang paling berhak menerima rumah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo