Suara.com - Selama ini, mungkin ada pemahaman keliru bahwa investasi itu hanya untuk orang-orang kaya dan sukses. Tapi, siapa bilang? Faktanya, sekarang ini, siapa pun bisa berinvestasi asalkan punya niat dan keinginan.
Modal yang dibutuhkan untuk berinvestasi juga tidak sebesar apa yang dibayangkan. Bahkan, selembar uang Rp 100 ribu saja pun sudah cukup untuk dijadikan modal investasi. Lalu pertanyaan lain: apakah investasi bisa dilakukan oleh orang yang bergaji pas-pasan? Jawabannya: bisa.
Gaji "ngepas" memang tak seharusnya jadi alasan untuk tidak berinvestasi. Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut trik yang bisa dipakai agar bisa mencoba investasi meski gaji pas-pasan:
1. Pangkas Biaya Kebutuhan Sehari-hari
Jika selama ini Anda suka acuh tak acuh terhadap pengeluaran sehari-hari, sekarang saatnya berubah. Perhatikan setiap lembar uang yang dikeluarkan untuk membeli kebutuhan, agar Anda tahu jumlah uang yang sudah dihabiskan.
Apabila salah satu pos pengeluaran dianggap terlalu besar, jangan ragu buat memangkas biaya untuk pos tersebut agar lebih hemat. Hal yang sama juga perlu dilakukan untuk pos-pos pengeluaran yang lain.
Ini penting dilakukan agar semua pengeluaran efektif dan tepat guna. Uang dari hasil pemangkasan bisa dialihkan untuk modal investasi. Lakukan cara ini secara rutin setiap bulan, sehingga aktivitas investasi berjalan lancar, dan uang yang diinvestasikan pun bertambah dari waktu ke waktu.
2. Cari Tempat Tinggal yang Sederhana dan Murah
Mencari tempat tinggal yang murah tampaknya cukup sulit, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Tapi tenang, masih ada lokasi lain yang bisa dijadikan alternatif untuk menghemat biaya tempat tinggal.
Baca Juga: Belajar Investasi Lewat Aplikasi Kian Jadi Favorit Milenial
Misalnya di sekitar Jakarta, masih ada lokasi di kawasan Bekasi, Depok, Bogor, atau Tangerang. Memang sih, lokasi yang jauh akan sedikit menyulitkanmu saat berangkat dan pulang kerja. Tapi demi menghemat, kamu pasti tidak keberatan untuk melakukan hal ini setiap hari.
Kalaupun ingin tetap tinggal di Jakarta, cobalah cari kos-kosan yang satu kamarnya bisa diisi minimal oleh dua orang, sehingga biaya kos yang dibayarkan jauh lebih hemat. Anda pun juga tetap bisa berinvestasi setiap bulannya dengan meminimalisir pengeluaran untuk tempat tinggal ini.
3. Pakai Sistem Autodebet
Sistem autodebet ini cocok buat Anda yang sibuk bekerja dan pelupa. Sistem ini akan membantu Anda untuk membayar tagihan secara rutin tanpa ada satu tagihan pun yang terlewatkan. Sangat mudah dan praktis, sistem autodebet juga akan menjauhkan Anda dari yang namanya utang akibat lupa membayar tagihan.
Dengan sistem ini, tagihan akan dibayarkan secara otomatis sesuai dengan tanggal pemotongan yang sudah ditetapkan. Jadi, bagi Anda yang selama ini uangnya habis untuk membayar bunga atau denda tagihan, sekarang uangnya bisa dialihkan ke investasi. Meski jumlahnya sedikit, tetapi sudah lumayan untuk menambah-nambah investasi.
4. Menabung Seminggu atau Sebulan Sekali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan