Suara.com - Rentetan kasus terus menghampiri Benny Tjokrosaputro, tak hanya nasabah PT Hanson International Tbk yang resah atas kepastian pengembalian dana mereka, kini giliran para anggota Koperasi Hanson Mitra Mandiri (HMM) juga ikutan resah karena dana mereka tersimpan di koperasi.
Hanson Mitra Mandiri merupakan koperasi yang didirikan oleh pengusaha Benny Tjokrosaputro atau yang biasa disapa Bentjok. Koperasi ini juga ikutan berkasus karena berpotensi gagal bayar.
"Adanya pengaduan dari masyarakat mengenai gagal bayar terhadap simpanan berjangka oleh Koperasi Hanson Mitra Mandiri," kata Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UMKM Suparno saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Suparno bilang kasus koperasi gagal bayar ini bermula dengan adanya pengaduan dari masyarakat yang berjumlah 3 orang, mereka datang mengaku sebagai Anggota Koperasi HMM.
"Mereka punya simpanan berjangka di koperasi, ketika mau ambil tidak menyiapkan (dana anggota) yang harusnya itu haknya," kata Suparno.
Ketika di investigasi oleh tim Kemenkop, Suharso mengungkapkan koperasi ini awalnya berstatus tak resmi, barulah ketika koperasi berjalan 1 tahun, HMM baru mengurus proses perizinan koperasi.
"Saat kita datang (tanya) mana izin usaha simpan pinjam belum bisa tunjukkan Maret 2018, ternyata mereka baru punya izin Oktober 2019, artinya dia mengendarai mobil tanpa izin. Mereka udah berjalan, izinnya baru diurus bahkan keluarnya baru Oktober, kalau nggak desak juga ga mau menunjukkan," kata Suparno.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BE) melakukan penghentian sementara atau men-suspensi perdagangan saham perusahaan milik Bentjok PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) di seluruh pasar bursa.
Keputusan ini dilakukan pasca manajemen mengaku gagal bayar alias default atas pinjaman individu ke perusahaan ini sebesar Rp 2,54 triliun.
Baca Juga: Dari Koperasi hingga Angkringan, Izin Rumah Toto KAS di Godean Berubah-ubah
Pinjaman individu ke perusahaan milik Bentjok ini berasal dari 1.197 kreditur. Hanson seharusnya membayar pinjaman itu ke para kreditur sesuai tanggal jatuh tempo. Pinjaman ke Hanson tersebut memiliki masa jatuh tempo 3 bulan sampai 12 bulan, dengan imbal hasil 9 persen sampai 12 persen per tahun.
Bentjok sendiri kini dalam bui lantaran Kejaksaan Agung sudah mmenetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Asuransi Jiwasraya, bersama dengan 4 orang lainnya.
Berita Terkait
-
Koperasi Milik Bentjok Kibuli Para Anggota Dengan Iming-iming Bunga Besar
-
Kasus Jiwasraya, Kejagung Blokir Aset Tanah Tersangka Benny Tjokro Lagi
-
156 Sertifikat Tanah Benny Tjokrosaputro Diblokir
-
Dahlan Ungkap Mahirnya Benny Tjokro Ngutang Ratusan Miliar ke Jiwasraya
-
Kasus Jiwasraya, Penahanan Benny Tjokro dan Hendrisman Dititip ke KPK
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari