Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) menerapkan serangkaian protokol khusus yang bertujuan untuk mencegah, mengurangi dan melindungi karyawan dari penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) di lingkungan Pos Indonesia. Saat ini, protokol tersebut telah disosialisasikan di kantor-kantor regional maupun kantor pos di seluruh Indonesia.
Direktur Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia (Persero), yang juga Ketua Satgas Penanganan Penyebaran Covid-19 di PT Pos Indonesia (Persero), Barkah Hadimoeljono menjelaskan, protokol ini merupakan langkah yang diambil Pos Indonesia dalam rangka memberikan perlindungan maksimal kepada karyawan, keluarganya dan bahkan customer dari kemungkinan terpapar Covid-19 yang kini telah menjadi pandemi global.
“Protokol ini disusun berdasasrkan hasil analisa menyeluruh terhadap dampak penyebaran Virus Covid-19, termasuk terhadap bisnis dan operasional perusahaan. Penerapannya pun, kami pastikan dilakukan secara berhati-hati agar tidak mengganggu kenyamanan pelanggan, tamu dan karyawan,” jelas Barkah.
Barkah menambahkan, salah satu prosedur dalam protokol tersebut adalah mengenai proses social distancing. Tujuannya untuk mencegah penyebaran lebih luas di lingkungan Pos Indonesia.
“Sedangkan karyawan yang baru kembali dari perjalanan ke luar negeri diharuskan menjalani masa self quarantine selama dua pekan di rumah masing-masing,” katanya.
Bentuk penanganan lain yang sudah diterapkan, tambah Barkah, adalah dengan menyediakan masker bagi karyawan dan hand sanitizer di seluruh kantor Pos Indonesia, khususnya di ruang publik yang banyak diakses oleh pelanggan dan karyawan.
“Prosedur lainnya adalah pemeriksa suhu tubuh orang yang datang ke lingkungan Pos Indonesia. Jika terdeteksi suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius, maka tidak diperkenankan untuk masuk ke lingkungan kantor dan disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.
Di samping itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi secara aktif melalui media komunikasi internal terkait Covid-19, seperti gejala gangguan kesehatan jika terinfeksi, panduan untuk menjaga kondisi kesehatan, dan prosedur pencegahan penyebaran virus corona, termasuk contact center yang bisa dihubungi karyawan.
"Untuk keperluan transaksi, kami menyiapkan layanan digital yang memungkinkan transaksi terjadi tanpa interaksi langsung dengan karyawan Pos yaitu melalui aplikasi Pos Giro Mobile dan dapat dimanfaatkan oleh pelanggan selama 24 jam dan layanan pick up service kiriman pos ileh tim oranger, " pungkasnya.
Baca Juga: Pos Indonesia - Ditjen Pajak Dorong Penjualan Meterai Tumbuh 27,8 Persen
Berita Terkait
-
Pos Indonesia - Ditjen Pajak Dorong Penjualan Meterai Tumbuh 27,8 Persen
-
Masuk Era Digital, Pos Indonesia Mulai Hadirkan Layanan Posgiro Mobile
-
Peruri dan Pos Indonesia Kerja Sama Cetak Prangko dan Benda Filateli
-
Ngantuk, Truk Box Pos Indonesia Seruduk Pagar Rumah Warga Hingga Roboh
-
Ulasan Pelanggannya Viral, Kantor Pos Adisucipto Tuai Pujian
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK