Suara.com - Transformasi PT MNC Kapital Indonesia (BCAP) menuju layanan keuangan digital yang terintegrasi berada pada tahap akhir, hal ini ditandai dengan ditandatanganinya term sheet untuk mengakuisisi mayoritas saham perusahaan platform peer-to-peer (P2P) lending.
Setelah akuisisi, selain berfungsi sebagai marketplace bagi pihak ketiga atau pemberi pinjaman individu, Perseroan berencana untuk menggunakan platform tersebut sebagai penyalur pembiayaan kredit bagi pengguna SPIN, MNC Bank, MNC Finance dan MNC Leasing.
Inisiatif digital yang ditempuh oleh BCAP tidak terhenti di situ, MNC Bank dengan visinya untuk menjadi bank masa depan yang berlandaskan teknologi terkini, akan meluncurkan new mobile banking dengan nama Motion (Mobile Transaction Indonesia).
Untuk mewujudkan visi MNC Bank, berbagai fitur baru dikembangkan di dalam Motion, termasuk biometric login (pengenalan wajah dan sidik jari), prosedur verifikasi identitas secara online (E-KYC), berbagai pilihan transfer (online, RTGS, akun virtual untuk top up transfer uang elektronik), tagihan terpisah, QRIS untuk pembayaran online dan offline, transaksi historis dan informasi kredit yang lengkap, pemberitahuan real time, transaksi valuta asing dan lain-lain.
Selain itu, MNC Life dan MNC Insurance bekerja sama menggabungkan kedua produk ritel mereka untuk melengkapi produk yang ditawarkan oleh Hario, aplikasi asuransi digital yang menyediakan perlindungan dengan mudah, instan dan terjangkau.
Sinergi kedua layanan asuransi MNC Group bertujuan memaksimalkan pengalaman penggunanya. Menargetkan kaum milenial di Indonesia yang mencapai 100 juta orang, Hario menyediakan asuransi kesehatan, kecelakaan, pensiun, pendidikan, hingga asuransi rumah, menawarkan fleksibilitas kepada pengguna dalam memilih premi asuransi dalam satu platform. Sebagai respons terhadap pandemi COVID-19, Hario juga telah merilis tambahan produk perlindungan jiwa gratis.
MNC Trade, platform digital dan online trading yang dimiliki MNC Sekuritas menyediakan layanan tambahan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) online. Pengembangan tahap pertama dimulai dengan produk reksa dana MNC Asset Management.
Diharapkan, pada akhir tahun ini MNC Sekuritas akan mengelola aneka produk reksa dana dari berbagai manajemen aset dalam platform MNC Trade, ditambah juga dengan kemudahan pembukaan akun secara online, auto-sweep, dan bahkan mengakui portofolio reksa dana pengguna sebagai jaminan untuk batas perdagangan tambahan dan banyak fitur-fitur lainnya.
Sementara itu, MNC Asset Management yang mengelola investasi produk reksa dana juga telah mengubah platform MNC Duit menjadi “MNC Duit 2.0”, platform terintegrasi all-in-one yang nantinya tidak hanya melayani transaksi klien ritel, tetapi juga APERD, konsultan keuangan, dan klien institusi.
Baca Juga: Penempatan Uang Negara di Perbankan Penting untuk Percepat Geliat Usaha
Selanjutnya, SPIN (Smart Payment Indonesia) merupakan platform milik MNC Teknologi Nusantara yang menyediakan layanan e-money, e-wallet dan transfer digital. SPIN akan fokus sebagai alat pembayaran produk kebutuhan dasar seperti pulsa, listrik, pajak dan BPJS.
SPIN juga memungkinkan para penggunanya untuk mentransfer dana secara digital, ke rekening bank tertentu, e-wallet lain, atau bahkan tarik tunai di jaringan Alfamart dan Alfamidi.
Inovasi terkini dari SPIN adalah konsep baru in-TV purchase. Pengguna dapat melakukan scan QRIS yang terpampang di layar televisi dan membeli produk yang ditawarkan. Ini merupakan langkah pertama dari SPIN mensinergikan kemampuannya masuk ke ranah bisnis media dari MNC Group.
MNC Teknologi Nusantara (MTN), perusahaan di balik SPIN, juga dalam proses untuk meluncurkan program loyalty point. Loyalty Point ini akan diintegrasikan ke dalam berbagai platform digital.
MNC Group, dari media, seperti RCTI+ dan Vision+, hingga jasa keuangan, termasuk SPIN, Motion, Hario, MNC Trade, MNC Duit hingga platform P2P, yang dapat digunakan untuk berlangganan atau mendapatkan penawaran khusus yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan mempertahankan pelanggan agar tetap berada dalam ekosistem MNC Group.
Selain inisiatif digital di atas, perseroan juga sedang mengembangkan aplikasi urun dana melalui penawaran saham berbasis teknologi informasi (equity crowdfunding), di saat yang bersamaan, MTN juga sedang dalam proses persetujuan Bank Indonesia sebagai payment gateway. Payment gateway ini akan menjadi metode pembayaran tagihan dalam ekosistem MNC Group maupun pihak ketiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Konflik AS-Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Dunia Kini Berbalik Melemah
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
BRI Catat 1,18 Juta Agen BRILink per Maret 2026, Tersebar di 66.450 Desa
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Anjlok, Kenapa Bawang Merah Masih Mahal?
-
Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank
-
Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi
-
Apa Itu Inflasi, Deflasi, dan Stagflasi? Kenali Perbedaan serta Dampaknya
-
Kurs Rupiah Anjlok ke Rp17.409, Investor Pantau Data Pertumbuhan Ekonomi Q1
-
Apa Saja Jenis Pinjaman yang Tercatat dalam BI Checking? Ini Daftar Lengkapnya
-
IHSG Masih Betah di Zona Merah Selasa Pagi Ini, Kembali ke Level 6.900