Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal Juli, Rabu (1/7/2020) berhasil menunjukan penguatan kembali seperti pembukaan perdagangan kemarin.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG merangkak naik tipis ke zona hijau dengan menguat 4 poin atau 0,09 persen menuju level 4.910.
Begitu juga dengan indeks LQ45 yang ikut menghijau dengan naik 4 poin atau 0,54 persen menuju level 760,252.
Sebanyak 117 saham menguat 33 saham turun dan 93 saham belum ditransaksikan sama sekali.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, faktor indeks Dow Jones yang kembali ditutup menguat 0,85 persen dan naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak 0,48 persen, emas 0,78 persen dan nikel 0,12 persen berpotensi mendorong naik saham-saham dibawah komoditas tersebut dalam perdagangan Rabu ini.
"Mengetahui cukup banyak sentimen positif penggerak IHSG maka ada peluang IHSG kembali menguat dalam perdagangan Rabu ini ditengah secara valuasi banyak saham sangat menarik untuk dibeli," kata Edwin dalam analisinya, Rabu (1/7/2020).
Dirinya merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BUY atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor Logam Emas, Retail, Farmasi, Semen, Pakan Ayam dan Bank dalam perdagangan Rabu ini.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 4,869 - 4,952 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah ERAA ACES KLBF AKRA SMGR CPIN PTBA BBNI ASII BBRI," pungkasnya.
Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk Rp 7 Triliun, Kepercayaan Asing Mulai Pulih?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?