Suara.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan kembali menggelar acara Indonesia Property Expo 2020 pada 22 Agustus hingga 30 September 2020.
Acara yang dikemas dalam platform digital berkonsep virtual 4D ini digelar dalam rangka menyediakan berbagai pilihan hunian bagi masyarakat Indonesia baik untuk ditempati maupun investasi.
Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan pandemi ini mengajarkan banyak hal. Pandemi, lanjutnya, mengajarkan pentingnya memiliki rumah sendiri.
Pasalnya, rumah tidak hanya untuk tempat berlindung, tapi juga berfungsi sebagai tempat bekerja.
Untuk itu, Pahala mengungkapkan, Bank BTN berupaya untuk menyediakan berbagai kemudahan dan pilihan hunian terutama bagi para generasi muda.
Apalagi, sebagai pemimpin pasar Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Bank BTN memiliki jaringan dan infrastruktur yang kuat di sektor perumahan.
“Pandemi mengajarkan bahwa hidup ga cuma tentang hari ini sehingga perlu persiapan yang matang untuk hari depan termasuk memiliki rumah. Karena itu, kami menghadirkan kembali IPEX Virtual 4D ini untuk memudahkan para generasi muda memilih dan memiliki rumah,” jelas Pahala dalam Konferensi Pers IPEX 2020 yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Kamis (13/8/2020).
Adapun, IPEX Virtual 4D memudahkan masyarakat Indonesia untuk mencari properti melalui situs ipex.btnproperti.co.id. Nantinya, calon pembeli hunian dapat masuk ke situs ipex.btnproperti.co.id lalu memilih wilayah serta rumah yang diajukan.
Kemudian, calon pembeli hunian dapat langsung membayar booking fee serta mengajukan KPR secara online melalui btnproperti.co.id.
Baca Juga: Ini Strategi Bank BTN Buat Raih Laba di Atas Rp 1,1 Triliun
Ada berbagai promo menarik yang ditawarkan Bank BTN melalui ajang pameran properti tahunan ini. Di antaranya suku bunga mulai dari 4,17 persen, bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, diskon asuransi jiwa, hingga saldo LinkAja dari Rp 178 ribu hingga Rp 450 ribu.
Pahala menjelaskan khusus bagi para generasi milenial, Bank BTN juga menambahkan promo berupa bebas biaya mengendap sebesar 1x angsuran.
“Kami berupaya memberikan berbagai kemudahan agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang memiliki rumah, karena hidup gak cuma tentang hari ini,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Danantara Guyur Pinjaman Rp 2 Triliun ke BTN, Buat Apa?
-
Tak Terlihat tapi Tajir: Siapa Sebenarnya Para Ghost Rich Indonesia?
-
BTN Catatkan Laba Bersih Rp 2,91 Triliun Hingga November 2025
-
Buktikan Proses Tak Pernah Mengkhianati: Kisah Inspiratif Jonathan Bangun Karier dari Usaha Kecil
-
BTN Mau Masuk Bisnis Paylater Hingga Kredit Mobil-Motor Tahun Depan
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Gebrakan Baru Chandra Asri, Dua Petingginya Tiba-tiba Mundur
-
Menkeu Purbaya Bisa Tarik Surplus BI demi Kebutuhan APBN
-
Menperin Dorong Kawasan Industri Tematik Masuk PSN: Bidik Ketahanan Pangan, Energi, dan Kesehatan
-
Pemerintah Usul WFA Diterapkan saat Mudik Lebaran
-
Miskomunikasi Rugikan Perusahaan USD 37 Miliar Setiap Tahunnya
-
Perusahaan Raksasa Diisukan IPO Saham Sebentar Lagi, Ini Profilnya
-
Konsumsi Bensin Mudik Nataru Cuma Naik 0,9%, BPH Migas Ungkap Alasannya
-
Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026
-
Skrining Riwayat Kesehatan Jadi Syarat Layanan BPJS, Begini Caranya
-
ESDM Targetkan Setop Impor Solar Mulai April, Usai RDMP Kilang Balikpapan Berproduksi