Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan perseroan terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam pendidikan, terutama soal pembayaran kebutuhan terkait perkuliahan, apalagi diera pandemi saat ini.
Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menuturkan untuk mendukung dunia pendidikan dan kemudahan pembayaran uang kuliah, terutama di masa new normal ini, BNI memiliki solusi Student Payment Center.
Mahasiswa dapat melakukan pembayaran langsung dan terhubung secara host to host ke universitas. Pembayaran pendidikan menjadi lebih efektif dan efisien karena dapat dilakukan melalui e-Channel BNI, seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, dan ATM BNI.
"Universitas dapat langsung mengidentifikasi mahasiswa yang telah melakukan pembayaran, bahkan dapat dilanjutkan dengan proses pengisian kartu rencana studi oleh mahasiswa," ujar Corina dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (16/8/2020).
Dari sisi mahasiswa, ditambahkannya, mereka bisa membayar biaya pendidikannya langsung dari gadget-nya melalui aplikasi BNI Mobile Banking.
"Mahasiswa hanya perlu fokus untuk belajar dan memercayakan sistem pembayarannya kepada BNI," kata dia.
Corina juga mengatakan, untuk lebih mendorong pertumbuhan transaksi BNI Mobile Banking, yang tumbuh 48 persen secara year on year dari kuartal pertama lalu, BNI telah melakukan upgrade dengan menambahkan fitur biometrik untuk login.
Biometrik merupakan sistem identifikasi diri seperti wajah, sidik jari, atau retina mata.
“Kini nasabah tidak perlu lagi memasukkan user ID dan MPIN untuk mengakses BNI Mobile Banking, tapi cukup dengan tersenyum ke layar HP atau menempelkan jari ke sensor yang terdapat pada smartphone. Silakan update aplikasi BNI Mobile Banking untuk bisa mencobanya langsung,” ujar Corina.
Berita Terkait
-
Diperiksa Bareskrim, Maria Pauline Didampingi Advokat dari Kedubes Belanda
-
Tangani Kasus Pembobol BNI Maria Pauline, Bareskrim Koordinasi Kejagung
-
Cara Bayar BPJS Ketenagakerjaan via ATM BNI, BRI dan Mandiri
-
Pembobol BNI Maria Pauline Minta Pendamping Hukum dari Kedubes Belanda
-
Bareskrim akan Jerat Maria Pauline Lumowa dengan Pasal Pencucian Uang
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?
-
Ini Tips Rencanakan Mudik Sekaligus Ide Liburan Bersama Keluarga