Suara.com - Pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja yang dilakukan DPR pada Senin (5/10/2020) diklaim bakal memberikan porsi yang luar biasa besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyikapi pengesahan undang-undang yang menuai polemik tersebut.
Bahkan, Bos BKPM ini menyatakan pemerintah siap menjadi marketing untuk UMKM tersebut.
"Sekarang dengan undang-undang ini negara harus hadir lewat Kementerian BUMN untuk mengumpulkan produk-produk mereka (UMKM). Kemudian negara hadir untuk marketingnya, seperti di Thailand dan beberapa negara lain," katanya dalam sebuah webinar, Selasa (13/10/2020).
Namun yang lebih mengenaskan lagi, kata Bahlil, hampir sebagian besar para UMKM ini tidak memiliki akses ke perbankan sehingga menyulitkan untuk mendapatkan modal kerja.
Lantaran itu, mantan Ketua Hipmi ini mengemukakan dengan adanya UU ini para UMKM dapat dengan mudah mendapatkan akses permodalan dengan para perbankan.
"Presiden ingin harus minimal 40 banding 60. 40 UMKM, 60 pengusaha besar. Tetapi aksesnya tidak bisa karena tidak ada legalitasnya itu. Dengan undang-undang ini kita memercepat, kita punya legalitas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore
-
Pasok 2.800 ton Beras untuk Jemaah Haji, Bulog Minta Bangun Gudang di Arab Saudi
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Rumah Korban Bencana di Tapanuli Selatan
-
Aturan Wajib Label untuk Produk Tinggi Gula Ditargetkan Rampung Tahun Ini
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa
-
Purbaya Bantah Tudingan Menkes soal Pemerintah Tak Punya Uang Biayai Penerima BPJS Kesehatan
-
Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?
-
Purbaya Sentil Dirut BPJS Kesehatan Imbas Gaduh PBI JKN: Image Jelek, Pemerintah Rugi
-
BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen