Suara.com - Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula darah dan menjadi salah satu dari sekian banyak penyakit yang paling banyak dialami masyarakat Indonesia.
Penderita DM harus bisa mengendalikan pola makan dan menjaga kebugaran tubuh dengan rutin berolahraga, selain itu, pengidap DM harus meminum obat secara berkala untuk menurunkan kadar gula darah.
BPJS Kesehatan sebagai penyelenggaran Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memastikan jaminan pengobatan bagi peserta yang mengidap DM. Salah satu peserta Program JKN-KIS yang sudah memanfaatkan program ini untuk mengontrol kadar gula darah setelah teridentifikasi menderita DM adalah Budi Irawan (40), warga Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan dengan status kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU).
“Awal mula saya terkena penyakit diabetes melitus ini mulai semenjak tahun 2016 lalu. Keluhan yang dirasakan saat itu hampir setiap hari kebangun dari tidur di tengah malam, efeknya berat badan saya jadi turun drastis. Selain itu, gejala lainnya adalah pada saat setelah makan bukannya merasa kenyang tapi malah semakin lapar, karena merasa ada yang aneh, saya cek ke dokter dan ternyata dipastikan terkena DM,” kata Budi Senin, (14/12/2020).
Budi tak sungkan berbagi pengalamannya agar orang lain dapat menghindari risiko terkena DM seperti yang dialami dirinya. Budi bercerita bahwa penyebab ia mengidap DM adalah karena pola makan yang tidak teratur dan sering mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.
Meskipun telah menderita diabetes, Budi tidak khawatir dengan biaya yang timbul dari keharusan untuk rutin kontrol kesehatan dan membeli obat DM, karena ia sudah menjadi peserta Program JKN-KIS.
“Kita semua tahu bahwa penderita DM harus rutin kontrol sebulan sekali dan minum obat setiap hari selama sebulan, syukurnya saya dari pertama kali terkena diabetes sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan sehingga biaya kontrol serta obat semuanya gratis tanpa biaya, hal tersebut tentunya melegakan hati saya. Bagi saya Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan ini sangat-sangat membantu, tidak hanya untuk penderita DM tapi juga yang lainnya,” tutup Budi.
Berita Terkait
-
Takjub dengan JKN-KIS, Rawat Inap Selama 11 Hari Tanpa Biaya Sepeserpun
-
Biaya Berobat Tak Bebani Warni, Berkat Kehadiran JKN-KIS
-
Tambah Fitur Baru, Konsultasi Kesehatan Lebih Mudah Lewat Mobile JKN
-
Beredar Kabar Vaksin Gratis Hanya untuk Peserta BPJS, HNW: Mana yang Benar?
-
Layanan Program JKN - KIS di Fasilitas Kesehatan Makin Optimal
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal