Suara.com - Demi menambal kerugian negara dari kasus PT Asabri (Persero) dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), pemerintah telah melelang sejumlah barang bukti hasil sitaan dari kasus tersebut mulai tanggal 15 Juni lalu.
Salah satu barang hasil sitaan yang bakal dilelang adalah jenis kendaraan mewah seperti mobil Ferrari dan Rolls-Royce. Lantas berapa nilainya?
Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Joko Prihanto mengatakan, untuk nilainya tentu lembaganya mengincar angka paling tinggi.
"Terkait masalah target lelang masalah Asabri, Jiwasraya targetnya ya setinggi-tingginya sampai kerugian negara itu bisa tertutup," kata Joko dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (18/6/2021).
Namun, untuk nilai, dirinya belum mengetahui secara pasti berapa angka lelang yang sudah di dapat.
Soal nilai, Joko mengakui akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung yang sedang mengurus kasus tersebut.
"Berapa (Nilainya) nanti kita koordinasikan dengan Kejaksaan Agung," katanya.
Asal tahu saja, dalam kedua kasus tersebut pemerintah bakal melelang 16 barang hasil sitaan dari sejumlah tersangka seperti Heru Hidayat, Jimmy Sutopo, Adam Rachmat Damiri, dan tersangka Ilham W Siregar.
Baca Juga: Pemerintah Kantongi Rp 13,5 Triliun Hasil Lelang Hotel hingga Mobil Antik Sitaan
Berita Terkait
-
Pemerintah Kantongi Rp 13,5 Triliun Hasil Lelang Hotel hingga Mobil Antik Sitaan
-
Pembeli Aset Asabri - Jiwasraya Rawan Digugat
-
Kerugian Negara akibat Kasus ASABRI Rp 22,78 Triliun, Siapa Tanggung Jawab?
-
BPK Didesak Segera Setor Hasil Audit Kasus Mega Korupsi Asabri ke Kejagung
-
Kejagung Akan Lelang Aset Sitaan Asabri dan Jiwasraya: Pemeliharaan Mahal
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara