Suara.com - Selama dua hari, yaitu 10-11 September 2021, manajemen pelaksana Program Kartu Prakerja berkunjung ke Biak, Papua untuk melakukan pendampingan kepada warga Kabupaten Biak Numfor dan Supiori, yang ingin mengikuti Program Kartu Prakerja.
Sekitar 67 orang yang mengikuti kegiatan pendampingan, 42 orang berasal dari Kabupaten Biak dan 25 orang dari Kabupaten Supiori.
“Kami datang langsung Ke Kabupaten Biak Numfor dan Supiori untuk meningkatkan kepesertaan warga di dua kabupaten ini karena kami memiliki komitmen untuk memberi kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat di 514 kabupatan dan kota,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, di Biak Numfor.
Tingkat kepesertaan Kartu Prakerja di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori disebut yang paling sedikit, dibanding kabupaten/kota lain di wilayah Papua.
Sejak Program Kartu Prakerja diluncurkan, hanya ada 9 warga Kabupaten Supiori dan 84 warga Kabupaten Biak Numfor yang telah menjadi penerima Kartu Prakerja.
Warga Biak dan Supiori yang mengikuti pendampingan pendaftaran, datang dengan membawa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan smartphone. Smartphone diperlukan karena pendaftaran dilakukan secara online.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan sendiri oleh warga pada smartphone mereka, didampingi oleh tim Kartu Prakerja.
Denni mengatakan, “Dengan solusi digital, peserta Kartu Prakerja di Biak dan Supiori dapat menikmati pelatihan secara online, dengan instruktur-instruktur yang sama bagusnya, dengan yang dinikmati oleh peserta di daerah lain. Dengan online, kita dapat melakukan pemerataan atas kelangkaan instruktur maupun lembaga pelatihan. Kalau kita menggunakan cara-cara lama, solusi-solusi lama, maka barangkali masyarakat di dua kabupaten ini akan agak lama mengejar apa yang sudah dicapai oleh para peserta di daerah lain.”
Selain mendampingi warga yang ingin mendaftar, manajemen pelaksana Program Kartu Prakerja juga melakukan sosialisasi ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori, agar ke depannya pemerintah daerah dapat mendampingi warganya.
Baca Juga: Siap Gelar PON XX, Lukas Enembe: Jokowi Bilang Ini Waktunya Tunjukkan Kebanggaan Papua
“Kami menguatkan fungsi peran pemerintah daerah untuk melayani warga supaya bisa mengakses Kartu Prakerja,” kata Denni.
Penguatan fungsi pemerintah daerah ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 560/2821/SJ tentang Pelayanan Pendaftaran Kartu Prakerja. Dalam surat edaran ini, kepala daerah diminta untuk memerintahkan kepala dinas yang membidangi urusan tenaga kerja, perdagangan, perindustrian, pariwisata, serta koperasi, usaha kecil dan menengah untuk memberikan pelayanan pendaftaran bagi warga yang tidak bisa mendaftar secara online melalui website Program Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id.
Pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah adalah dengan memberikan fasilitas alat elektronik, seperti komputer, tablet, atau smartphone beserta akses internet yang terhubung di kantor masing-masing dinas, serta memberikan bimbingan pendaftaran kepada warga.
Bupati Supiori, Yan Imbab, yang hadir dalam acara pendampingan, antusias membantu warganya. Ia langsung memerintahkan Dinas Ketenagakerjaan untuk langsung merespons dan memastikan Program Kartu Prakerja bisa diakses oleh warga Supiori.
“Saya juga meminta Disnaker untuk menyediakan wifi corner di kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Supiori dan di UPT (Unit Pelayanan Teknis),” katanya. Ia pun akan mendorong penambahan menara BTS di wilayahnya.
Akses internet memang menjadi salah satu masalah di Kabupaten Supiori. Warga Supiori yang ingin mendapat jaringan internet stabil harus melalui perjalanan darat selama 2 jam ke Kabupaten Biak, sementara di Biak pun, jaringan internet masih terbatas.
Berita Terkait
-
Cara Login www.prakerja.go.id Kartu Prakerja Gelombang 20
-
11 Tips Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20, Kuota 800 Ribu Peserta
-
Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 20, 9 Golongan Ini Tidak Akan Lolos Seleksi
-
Awas Masuk Daftar Hitam! Begini Cara Beli Pelatihan Kartu Prakerja
-
Kartu Prakerja Gelombang 20 Telah Resmi Dibuka, Manfaatkan 800 Ribu Kuota yang Diberikan!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Saham-saham Konglomerat Ambruk, Reli IHSG Mulai Penyesuaian Harga?
-
Harga Beras SPHP Semua Wilayah Rp 12.500 per Kg, Pengecer Untung?
-
DJP Ungkap Kasus Faktur Pajak Fiktif, Rugikan Negara Rp 170 Miliar
-
Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam
-
IHSG Gagal Tembus Level 9.000, Investor Panik Langsung Buru-buru Lego Saham
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Aturan Purbaya soal Kripto Dinilai Bikin Industri Makin Transparan
-
Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855
-
8 Ide Usaha Menjanjikan di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan